Limboto, Asumsi.id — Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, secara resmi membuka kegiatan Yasin Fadilah dan Kajian Islam di Rumah Dinas (Rudis) Bupati Gorontalo, Kamis (08/10/2026). Program ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gorontalo, TP-PKK, Dharma Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dekranasda Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan ini sengaja digagas untuk memanfaatkan waktu antara ba’da Asar hingga Isya di rumah dinas setiap malam Jumat. Program ini diharapkan menjadi wadah kajian rutin yang berkesinambungan dengan program “Navigasi Iman” pada hari berikutnya.
”Karena ini merupakan pelaksanaan perdana, kami berharap ke depan seluruh elemen organisasi wanita seperti PKK, Dharma Wanita, dan GOW dapat ikut bergabung dan memaksimalkan keikutsertaannya,” ujar Sofyan Puhi.
Bupati Sofyan menekankan bahwa agenda ini tidak sekadar pengajian Yasin Fadilah biasa, tetapi juga dirangkaikan dengan pemahaman agama yang mendalam melalui kajian islam Untuk memberikan santapan rohani yang berbobot, Pemda menghadirkan langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo sebagai pemateri kajian.
Lebih lanjut, Bupati Gorontalo membeberkan alasan krusial di balik penguatan spiritual masyarakat saat ini. Berdasarkan catatan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan dinas kesehatan kabupaten gorontalo, terdapat tiga masalah kesehatan dan sosial yang grafiknya tengah meningkat, yaitu kasus Malaria, HIV/AIDS, serta Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
”Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melatih spiritualitas untuk membentengi diri sendiri dan keluarga dari ancaman tersebut.” Terangnya
”Memang untuk Mengajak kepada hal-hal kebaikan memang butuh perjuangan. Saya memaklumi kehadiran di acara perdana ini, tetapi ke depan partisipasi akan terus dimaksimalkan, bahkan jika diperlukan mekanisme presensi kehadiran,” tegasnya.







