LIMBOTO, Asumsi.id — Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara resmi membuka Pagelaran Akbar Seni Santri Al-Falah (PASSA) tahun 2026 yang berlangsung meriah pada Sabtu malam (10/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al-Falah atas konsistensi dan suksesnya penyelenggaraan acara tahunan tersebut.
Sofyan menegaskan bahwa ajang PASSA bukan sekadar panggung hiburan biasa.
”Kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni atau ajang untuk menampilkan kreativitas para santri. Lebih dari itu, pagelaran ini merupakan wadah pendidikan, pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta penanaman nilai-nilai keislaman melalui seni dan budaya,” ujar Sofyan.
Pelaksanaan PASSA 2026 ini menandai kali kelima kegiatan tersebut digelar secara rutin. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh dan menyatakan rasa bangganya terhadap kontribusi positif pesantren.
Menurut Sofyan, peran Pondok Pesantren Al-Falah sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk menyongsong visi nasional Indonesia Emas 2045.
”Kita sangat bersyukur Pondok Pesantren Al-Falah telah mengambil bagian besar dalam menyiapkan generasi muda masa depan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama—pemerintah, dunia pendidikan, pesantren, orang tua, hingga seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Sofyan memberikan dorongan semangat penuh kepada para santri agar terus mengasah potensi diri tanpa melupakan identitas budaya lokal.
”Hebat adik-adik sekalian, sangat luar biasa! Teruslah kembangkan kreativitas ini dengan sebaik-baiknya. Era hari ini adalah era kalian, maka pertahankan dedikasi, pertahankan jati diri, dan pertahankan budaya leluhur kita,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekertaris Daerah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah serta orang tua santri pondok pesantren.







