Boltara, Asumsi.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan RI atas dukungan pemerintah pusat sehingga rencana penambahan pembangunan RSUD Boltara dapat mulai direalisasikan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan atas dukungan yang diberikan. Berkat perhatian pemerintah pusat, pembangunan RSUD ini dapat berjalan dan akan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ungkap Bupati.
Bupati menegaskan bahwa penambahan bangunan RSUD Boltara merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Alasannya jelas, kita ingin memaksimalkan pelayanan mulai dari alat kesehatannya hingga SDM-nya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan fasilitas baru ini telah disampaikan kepada pemerintah pusat karena kapasitas pelayanan kesehatan di daerah masih terbatas.
“Awalnya kami menyampaikan kepada pemerintah pusat bahwa daerah sedang membutuhkan fasilitas kesehatan yang memadai,” tambahnya.
Bupati Sirajudin berharap pembangunan RSUD tahap baru ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Boltara, terutama dalam menyediakan layanan medis yang lebih lengkap, modern, dan mudah diakses.
“Semoga apa yang kita targetkan sesuai dengan harapan masyarakat, yakni memiliki rumah sakit yang lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa paket pekerjaan Batch 3 dijadwalkan memasuki tahap peletakan batu pertama pada pertengahan Desember 2025, yang menjadi tonggak penting peningkatan infrastruktur kesehatan di Boltara.
“Ini yang pertama kali ada di Boltara. Kami juga berencana bersurat kepada Menteri Kesehatan agar dapat hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama,” pungkasnya.
Pantauan, Bupati Sirajudin Lasena didampingi Sekretaris Daerah, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, bersama perwakilan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, melakukan prosesi simbolis demolish atau pembongkaran gedung kamar jenazah RSUD Boltara sebagai tahap awal pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, dr. Wita Nursanthi, MARS (PMO Setditjen Keslan), dr. Sugeng Hermawan (Adminkes Ahli Madya), Fajar Agung Nugroho (PPK PHTC Batch 3 RSUD Boltara), Windy Novita, SH (Analis Hukum Setditjen Keslan), Desi Syetiani, S.Sos (Humas Setditjen Keslan), Pimpinan OPD terkait, Direktur RSUD Boltara drg. Firlia Mokoagow, serta jajarannya.*














