Jakarta, Asumsi.id – Rasa kehilangan atas wafatnya tokoh nasional asal Gorontalo, almarhum H. Rachmat Gobel, masih begitu terasa di hati masyarakat. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa, pengabdian, dan keteladanan almarhum, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi kembali berziarah ke makam Rachmat Gobel. Ziarah ini menjadi kali kedua dilakukan sejak almarhum berpulang ke rahmatullah.
Di hadapan pusara, Bupati Sofyan Puhi didampingi ketua PKK nyaryam Sofyan puhi menundukkan kepala, memanjatkan doa dengan penuh khusyuk, sekaligus mengenang jejak pengabdian Rachmat Gobel yang selama hidupnya telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Gorontalo dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya hadir di sini, Pak Rachmat Gobel, menyampaikan duka mendalam dari seluruh masyarakat Gorontalo, khususnya masyarakat Kabupaten Gorontalo. Terima kasih atas pengabdian tulus yang telah Bapak berikan untuk membangun daerah ini. Insya Allah, doa kami tidak akan pernah putus. Semoga setiap karya dan kebaikan yang telah Bapak tinggalkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Kami akan selalu mengenang dan merindukan sosok serta keteladanan Bapak,” ujar Sofyan Puhi dengan mata berkaca-kaca.»
Penghormatan Pemerintah Kabupaten Gorontalo kepada almarhum tidak berhenti pada ziarah. Selama enam hari berturut-turut, Pemkab Gorontalo bersama masyarakat melaksanakan zikir, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama di Rumah Dinas Bupati. Selain itu, doa dan zikir juga digelar di Pelataran Masjid Agung Baiturahman Limboto yang dihadiri masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo sebagai ikhtiar memohon rahmat dan ampunan Allah SWT bagi almarhum.
Rangkaian doa tersebut akan terus berlanjut. Melalui program Navigasi Iman, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama masyarakat kembali akan menggelar doa bersama sebagai ungkapan cinta, penghormatan, dan rasa kehilangan kepada sosok Rachmat Gobel yang dikenal memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan daerah, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepergian H. Rachmat Gobel memang meninggalkan duka yang mendalam. Namun, nilai-nilai keteladanan, semangat pengabdian, dan kecintaan beliau kepada Gorontalo akan terus hidup dalam ingatan masyarakat. Warisan itu diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk melanjutkan ikhtiar membangun daerah dengan keikhlasan, dedikasi, dan semangat melayani sesama.
“Sesungguhnya setiap yang bernyawa akan merasakan kematian. Yang abadi bukanlah raganya, melainkan jejak kebaikan yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum H. Rachmat Gobel, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.”(*)








