Dari LPS ke Kemenkeu: Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Dilantik Presiden Prabowo

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Purbaya Yudhi Sadewa saat mengucapkan sumpah janji jabatan sebagai menteri keuangan. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Foto: Purbaya Yudhi Sadewa saat mengucapkan sumpah janji jabatan sebagai menteri keuangan. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, Asumsi.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, di Istana Kepresidenan, Jakarta (8/9/2025), menggantikan Sri Mulyani. Pelantikan ini menandai langkah baru dalam kebijakan ekonomi nasional, dengan menempatkan sosok ekonom senior yang berpengalaman di pemerintahan maupun pasar keuangan.

Purbaya bukan nama baru dalam jajaran pengambil kebijakan ekonomi. Sejak September 2020, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M. Di lembaga tersebut, ia berperan menjaga stabilitas sistem perbankan melalui penjaminan simpanan masyarakat dan resolusi bank.

Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan Doktor di bidang Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat. Jejak akademis tersebut mengukuhkan reputasinya sebagai ekonom dengan analisis yang solid.

BACA JUGA  SMP Negeri 6 Pemalang Targetkan Zero Sampah

Dalam perjalanan karier, Purbaya pernah menjabat Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Marves (2018-2020), Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Kemaritiman dan Kemenko Polhukam, hingga Deputi III Kantor Staf Presiden pada 2015.

Selain di pemerintahan, ia juga dikenal di sektor pasar modal, antara lain sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006-2008), Chief Economist Danareksa Research Institute (2005-2013), dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa (2013-2015).

Selama memimpin LPS, sejumlah kebijakan strategis lahir di bawah kepemimpinannya. Di masa pandemi 2020, LPS mempertahankan batas penjaminan simpanan Rp2 miliar. Tahun 2022, lembaga ini mengakselerasi digitalisasi sistem klaim serta memperkuat sinergi dengan otoritas keuangan dan lembaga internasional. Tahun 2023, pencairan klaim dipangkas menjadi rata-rata 8 hari kerja, sementara pada 2024 LPS melikuidasi 15 BPR dengan klaim Rp735 miliar, mencakup lebih dari 108.000 rekening nasabah.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Lantik Dua Menteri, Tiga Wakil Menteri, dan Sejumlah Pejabat Tinggi Negara

Dengan rekam jejak panjang tersebut, publik menaruh harapan pada Purbaya untuk melanjutkan kebijakan fiskal yang adaptif, inovatif, dan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan
Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025
Pimpinan DPC PKB Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta
‎Polsek Bolangitang Pasang Banner Larangan PETI, Tujuh Ekskavator Terdata di Enam Titik
Pemkab Boltara Sosialisasikan GENTING dan Edukasi Pasar Modal, ASN Diajak Jadi Pelopor Cegah Stunting

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:00

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:50

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:40

Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:15

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:40

Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Berita Terbaru