Diduga Hina Adat Bolmong, Parindo Potabuga Kecam 2 Pemilik Akun Facebook 

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Parindo Potabuga aktivis Bolmong dan tangkapan layar 2 akun Facebook yang diduga melakukan pelecehan adat istiadat Bolmong.

Foto: Parindo Potabuga aktivis Bolmong dan tangkapan layar 2 akun Facebook yang diduga melakukan pelecehan adat istiadat Bolmong.

BOLMONG, Asumsi.id – Parindo Potabuga, seorang aktivis dari Bolaang Mongondow Raya, akan melaporkan 2 (dua) akun Facebook bernama Lhaa Shella dan Alvinn Wanget ke pihak penegak hukum. Hal ini dilakukan setelah keduanya diduga melakukan pelecehan terhadap adat istiadat suku Mongondow.

Kejadian bermula ketika tokoh adat dari Desa Siniyung melakukan ritual adat Oigum Mogonow Kon Lipu (Meneduhkan Suasana Desa) di Sungai Ongkag Dumoga, sebagai upaya memulihkan kondisi pasca bencana banjir di wilayah Dumoga dan sekitarnya.

Namun, muncul unggahan di media sosial Facebook yang memuat foto kegiatan ritual tersebut dengan caption yang menghina dan melecehkan budaya adat Mongondow. Postingan dari kedua akun FB tersebut telah menyinggung perasaan warga Bolmong yang merasa budayanya dilecehkan.

BACA JUGA  Gerakan Kamis Pakai Lokal Dipertanyakan Urgensinya Oleh Anggota DPR RI Rizal Bawazier

Parindo Potabuga menjelaskan bahwa Bolaang Mongondow adalah daerah eks swapradja yang kental dengan budaya adat, yang harus dijaga dan dilestarikan. Dia menekankan pentingnya menjaga kehormatan adat Mongondow di tengah era modern ini.

Desa Siniyung, sebagai salah satu penjaga kebudayaan adat O’adatan, melakukan ritual tersebut sebagai bagian dari upaya memulihkan kehidupan masyarakat pasca bencana banjir.

Potabuga menyatakan bahwa kedua akun FB tersebut dengan sengaja memposting narasi yang merendahkan prosesi adat dengan sikap tidak beradab. Dia mendesak Kapolres Bolmong agar menangkap ke dua pemilik akun ini untuk dimintakan keterangan, Dan perlu di proses secara hukum undang-undang yang berlaku.

Dia juga meminta bantuan dari masyarakat Dumoga Raya untuk mengungkap keberadaan pemilik akun tersebut agar persoalan ini dapat diselesaikan secara transparan.

BACA JUGA  Resmi Dirilis Inilah Makna Logo HUT Ke-17 Kabupaten Bolmut

“Sekali lagi, Bolmong adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai adat dan berbicara dengan bahasa yang santun. Tindakan pelecehan terhadap adat di Bolmong tidak akan ditoleransi,” tegas Potabuga. (*/Arifin)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peserta PENAS XVII 2026 Tembus 7.800 Orang, Wabup Tonny Minta Persiapan Dimatangkan
Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat
Kenali Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah
‎Kabar Gembira ASN Boltara, Gaji ke-13 Mulai Direalisasikan Hari Ini
Bupati Boltara Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Bandang di Gorontalo Utara
Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Kelangkaan BBM Picu Antrean, Pemkab Boltara Lakukan Pemantauan Langsung

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:19

Peserta PENAS XVII 2026 Tembus 7.800 Orang, Wabup Tonny Minta Persiapan Dimatangkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:08

Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:42

Kenali Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50

‎Kabar Gembira ASN Boltara, Gaji ke-13 Mulai Direalisasikan Hari Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:26

Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

Berita

Kenali Prosedur dan Syarat Pemecahan Bidang Tanah

Kamis, 4 Jun 2026 - 16:42