Dinkes Boltara Lakukan Survey Kontak dan Pembagian Kelambu Berinsektisida untuk Cegah Penyebaran Malaria

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLTARA, Asumsi.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) melaksanakan kegiatan survey kontak serta pembagian kelambu berinsektisida kepada penderita malaria terkonfirmasi positif, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah yakni Desa Padang, Padang Barat, Batulintik, Bintauna Pantai, Busisingo, dan Pangkusa sebagai langkah cepat mencegah penyebaran malaria di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta kepala puskesmas setempat guna memastikan kegiatan berjalan optimal.

Tim kemudian melakukan survey kontak terhadap enam penderita malaria positif dengan jumlah kontak erat yang diperiksa sebanyak 51 orang menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT) Malaria. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh kontak yang diperiksa dinyatakan negatif malaria.

BACA JUGA  Apel Bersama Pengamanan BRB Bersama TNI, Polri, Pamter PSHT dan PSHW TM Ponorogo

Selain pemeriksaan, petugas juga membagikan kelambu berinsektisida kepada penderita dan kontak erat sebagai upaya perlindungan tambahan untuk mencegah penularan melalui gigitan nyamuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltara, Sofyan Mokoginta mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka kasus malaria, khususnya di wilayah yang memiliki risiko penularan cukup tinggi.

“Langkah survey kontak ini penting untuk memastikan tidak ada penularan lanjutan di lingkungan sekitar penderita. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar menjaga pola hidup bersih serta menggunakan kelambu untuk mencegah gigitan nyamuk malaria,” ujar Sofyan.

Ia juga menegaskan perlunya dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan pemeriksaan malaria, terutama bagi para pekerja tambang yang memiliki mobilitas tinggi dan berisiko terpapar dari daerah endemis.

BACA JUGA  Safari Jumat di Medan Timur, Wali Kota Ajak Umat Islam Makmurkan Masjid

“Kami berharap adanya dukungan semua pihak, termasuk penyediaan logistik RDT yang memadai serta pengaktifan kembali surveilans migrasi oleh puskesmas, khususnya terhadap pelaku perjalanan dari daerah endemis malaria,” tambah Sofyan.

Dinas Kesehatan Boltara memastikan kegiatan pemantauan dan pencegahan malaria akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah munculnya kasus baru.**

Facebook Comments Box

Penulis : Dolvin Rivai

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru