BOLTARA, Asumsi.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) melaksanakan kegiatan survey kontak serta pembagian kelambu berinsektisida kepada penderita malaria terkonfirmasi positif, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah yakni Desa Padang, Padang Barat, Batulintik, Bintauna Pantai, Busisingo, dan Pangkusa sebagai langkah cepat mencegah penyebaran malaria di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta kepala puskesmas setempat guna memastikan kegiatan berjalan optimal.
Tim kemudian melakukan survey kontak terhadap enam penderita malaria positif dengan jumlah kontak erat yang diperiksa sebanyak 51 orang menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT) Malaria. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh kontak yang diperiksa dinyatakan negatif malaria.
Selain pemeriksaan, petugas juga membagikan kelambu berinsektisida kepada penderita dan kontak erat sebagai upaya perlindungan tambahan untuk mencegah penularan melalui gigitan nyamuk.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltara, Sofyan Mokoginta mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka kasus malaria, khususnya di wilayah yang memiliki risiko penularan cukup tinggi.
“Langkah survey kontak ini penting untuk memastikan tidak ada penularan lanjutan di lingkungan sekitar penderita. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar menjaga pola hidup bersih serta menggunakan kelambu untuk mencegah gigitan nyamuk malaria,” ujar Sofyan.
Ia juga menegaskan perlunya dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan pemeriksaan malaria, terutama bagi para pekerja tambang yang memiliki mobilitas tinggi dan berisiko terpapar dari daerah endemis.
“Kami berharap adanya dukungan semua pihak, termasuk penyediaan logistik RDT yang memadai serta pengaktifan kembali surveilans migrasi oleh puskesmas, khususnya terhadap pelaku perjalanan dari daerah endemis malaria,” tambah Sofyan.
Dinas Kesehatan Boltara memastikan kegiatan pemantauan dan pencegahan malaria akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah munculnya kasus baru.**
Penulis : Dolvin Rivai










