DPP PJS Minta Ketua DPD RI Buka Rakernas dan Beri Orasi Kebangsaan

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Asumsi.id – Jelang dilaksanakannya Rapat Kerja Nasional I (Rakernas) pada tanggal 28-30 Oktober 2023, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) sambangi Gedung Nusantara III lakukan audience dengan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mattaliti, Senin (2/10/2023).

Kehadiran pengurus PJS yang dipimpin Mahmud Marhaba didampingi Kadiv Humas Muhammad Yasir, Wasekjen Dominikus, Ketua DPD PJS Riau Yanto Budiman, dan Wiwin Alfianto selaku Kadiv Pemberdayaan Perempuan ini disambut  Kepala Biro Protokol, Humas dan Media DPD RI, Mahyu Darma beserta staf lainnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyu Darma menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang berhalangan hadir lantaran ada agenda lainnya yang mendesak untuk disegerakan.

BACA JUGA  Bangun Komunikasi dan Sampaikan Aspirasi, PJS se-Indonesia sambangi Dewan Pers

Pun demikian, Mahyu meminta kepada Mahmud untuk menyampaikan pesan apa yang nanti akan disampaikan kepada LaNyalla.

“Silakan pak Ketum, pesan apa yang hendak disampaikan. Biar nanti kami akan menyampaikannya kepada pak Ketua,” ucap Mahyu.

Mahyu pun berharap kedepan akan ada kolaborasi antara PJS dengan DPD RI dalam hal pemberitaan pimpinan DPD RI maupun kegiatan dilingkungan DPD RI nanti.

Mahmud pun lantas memaparkan visi PJS yang hendak disampaikan kepada LaNyalla.

Dirinya pun berharap LaNyalla bisa membuka kegiatan Rakernas I PJS yang akan dilaksanakan pada Tanggal 28 Oktober 2023 mendatang di Jakarta.

“Selain membuka, kita juga berharap pak LaNyalla menyampaikan orasi kebangsaan pada kegiatan tersebut,” ucap Mahmud.

BACA JUGA  Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin

Secara garis besar Mahmud juga memaparkan soal PJS yang sudah terbentuk sejak dua tahun belakangan. Yang mana pada saat ini PJS sudah memiliki lebih kurang 1.000 anggota di seluruh Indonesia.

“Keberadaan kita sudah ada di 28 provinsi. Dan usai Rakernas ini rencananya kita akan mendaftar ke dewan pers sebagai konstituen,” ujar Mahmud.

PJS lahir atas keprihatinan banyaknya wartawan yang belum masuk ke organisasi wartawan. Dan mereka ini disebut sebagai wartawan tak jelas. Ekstrimnya, mereka dilabeli dengan sebutan wartawan Bodrex, wartawan Abal-abal, wartawan KJ dan sederet predikat negatif lainnya.

“Harusnya mereka ini dibina, bukan dibiarkan berkembang tak tentu arah. Inilah tugas pokok PJS untuk menjadikan mereka wartawan berintegritas, kompeten dan profesional,” tukas Mahmud. (*/Dr)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik
Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik
Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK
Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00

Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:07

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:24

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:10

Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

Berita Terbaru