Boltara, Asumsi.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, membuka secara resmi Sosialisasi Peran Perempuan dalam Penanganan Stunting yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah, Kamis (27/11/2025).
Dalam sambutan Bupati Boltara yang dibacakan Sekda Jusnan, disampaikan bahwa upaya percepatan penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang kuat untuk memastikan intervensi berjalan efektif.

Ia menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki potensi besar sebagai role model dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Dengan ratusan anggota yang tersebar hingga ke tingkat desa dan kelurahan, DWP dinilai dapat berperan aktif dalam menyuarakan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
“Diharapkan peran konkret DWP dalam mengedukasi keluarga, tetangga, dan komunitas sekitar mengenai pola asuh yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, dan pentingnya layanan kesehatan dasar,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Sekda.

Lebih jauh, kolaborasi antara TP PKK, Posyandu, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dipandang sebagai kunci untuk memastikan program intervensi stunting dapat berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Ketua DWP Boltara Drg. Firlia Mokoginta Mokoagow beserta pengurus dan anggota, Kepala Dinas PPKBPPPA Yani Lasama, SKM., serta para peserta dari berbagai unsur terkait.*













