GMD Desak Pengadilan Negeri Labuha dan Bupati Halsel Tindaklanjuti Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dowora

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Asumsi.id – Gerakan Mahasiswa Dowora (GMD) mendesak Pengadilan Negeri Labuha dan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) untuk menegakkan transparansi serta keadilan terkait dugaan penyelewengan dana desa (DD) ratusan juta rupiah oleh Kepala Desa (Kades) Dowora, Eli Saleh. Rabu (15/10/2025).

Dalam pernyataan resminya, GMD mengecam keras ketidakjelasan pengelolaan dana desa yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, sejumlah program pembangunan seperti penerangan jalan dan kebutuhan masyarakat lainnya tidak terealisasi dengan baik.

Ketua Umum GMD dalam keterangan persnya menyebutkan bahwa pihaknya telah berulang kali meminta Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan memeriksa pengelolaan dana desa Dowora. Meski tim Inspektorat telah turun langsung ke lapangan, hasil pemeriksaannya hingga kini belum dipublikasikan.

“Kami menduga ada kontrak politik antara Inspektorat dan Kades Dowora, sehingga hasil pemeriksaan tidak transparan dan tidak sesuai prosedur pengawasan,” tegas Ketua Umum GMD.

BACA JUGA  ‎Desa Dudewulo Bahas Penyesuaian Insentif Tahun 2026 di Tengah Penurunan Dana Desa

Desak Proses Hukum dan Transparansi Laporan

GMD mendesak Pengadilan Negeri Labuha untuk segera memproses kasus ini secara hukum. Mereka menuntut agar hasil pemeriksaan Inspektorat segera diserahkan ke pengadilan sebagai dasar penegakan hukum terhadap dugaan penyelewengan dana desa oleh Eli Saleh.

“Kami ingin keadilan bagi masyarakat Dowora. Dana desa adalah hak rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Ketum GMD.

Audiensi dengan Bupati Tanpa Tindak Lanjut

Sebelumnya, GMD telah menggelar audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan, Ali Bassam Kasuba, bersama mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang kini menjabat sebagai Kepala Inspektorat, Ilham Abubakar. Dalam pertemuan itu, Bupati berjanji bahwa DPMD akan segera memeriksa Kades Dowora terkait pengelolaan dana desa tahun 2019–2022. Namun hingga kini, GMD menilai belum ada langkah konkret dari pihak berwenang.

BACA JUGA  Sangadi Inomunga Serahkan Bantuan Alat Pertanian Bagi Warga

“Janji Bupati hanya isapan jempol. Tidak ada tindak lanjut dari Kadis DPMD, yang kini menjabat sebagai Kadis Inspektorat. Ini menunjukkan kegagalan Bupati dalam mengontrol roda pemerintahan,” kritik Ketum GMD.

GMD menilai Bupati Ali Bassam Kasuba tidak berkomitmen menangani kasus ini, sehingga memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap dugaan penyimpangan dana desa.

Tuntutan Evaluasi Kadis Inspektorat

Selain itu, GMD juga menyoroti kinerja Ilham Abubakar yang dianggap lalai menjalankan tugas pengawasan sebagai Kepala Inspektorat. Mereka meminta Bupati segera mengevaluasi kinerja Ilham, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis DPMD dan dinilai tidak menepati janji pemeriksaan kasus Dowora.

“Jika Bupati terus mempertahankan Kadis Inspektorat yang tidak profesional, ini akan menjadi catatan buruk bagi kepemimpinannya,” tegas GMD.

BACA JUGA  Tiba di Yogyakarta, Presiden Prabowo Akan Pimpin Upacara Parade Senja di Akmil Magelang

Langkah Hukum dan Harapan Masyarakat

GMD berharap Pengadilan Negeri Labuha dapat mengambil langkah tegas untuk mengusut dugaan penyelewengan dana desa tersebut. Mereka menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan kerugian keuangan, tetapi juga menyangkut keadilan bagi masyarakat Dowora yang berhak menikmati hasil pembangunan dari dana desa.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik di Halmahera Selatan. Masyarakat setempat menantikan respons cepat dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. GMD menegaskan akan terus melakukan aksi dan pengawasan hingga keadilan ditegakkan, serta mengajak masyarakat Dowora untuk bersatu mendukung perjuangan ini.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kantor DPMPTSP Boltara Dilalap Api, Penyebab Masih Diselidiki
Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
‎HUT ke-19 Boltara, Warga Ollot I Terima Kado Rumah Layak Huni dari SJL–MAP
Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar UAS di Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu ‎
‎Enliawaty Hassan Hadiri HUT ke-19 Boltara, Serahkan Sertipikat Aset Daerah kepada Bupati
Safari Dakwah UAS Di Bolmong Raya, Ormas BIFI Turut Serta Dalam Pengawalan Dan Pengamanan
Bupati Sofyan Puhi Buka Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-109, Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Perempuan di Gorontalo
HUT ke-19 Boltara, Bupati Sirajudin Lasena Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Semangat Membangun Daerah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:21

Kantor DPMPTSP Boltara Dilalap Api, Penyebab Masih Diselidiki

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:05

‎HUT ke-19 Boltara, Warga Ollot I Terima Kado Rumah Layak Huni dari SJL–MAP

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:27

Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar UAS di Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu ‎

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:51

‎Enliawaty Hassan Hadiri HUT ke-19 Boltara, Serahkan Sertipikat Aset Daerah kepada Bupati

Berita Terbaru