BOLTARA, Asumsi.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, menerima prosesi Adat Mopohabaru yang dilaksanakan Aliansi Lembaga Adat Boltara di kediaman bupati di Desa Boroko, Jumat (29/5/2026).
Prosesi adat tersebut dipercayakan kepada Lembaga Adat Bintauna sebagai penyelenggara. Dalam pelaksanaannya, Aliansi Lembaga Adat menyampaikan informasi terkait penetapan dan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 H di Kabupaten Boltara.
Berdasarkan hasil kesepakatan yang disampaikan dalam prosesi adat, pelaksanaan Salat Idul Adha dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahman Boroko. Adapun yang ditunjuk sebagai khatib yakni Habib Salim bin Abdurrahman Al Jufri, dengan Imam Amir Lauma dan bilal Ismet Tanaio.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Aliansi Lembaga Adat Boltara yang telah menjalankan tradisi Mopohabaru sekaligus menyampaikan informasi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.
Ia mengatakan, pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban di masing-masing kecamatan diserahkan kepada para camat untuk dikoordinasikan sesuai kondisi wilayah masing-masing.
Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boltara kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia untuk tahun kedua berturut-turut. Hewan kurban tersebut direncanakan disembelih di Kecamatan Bintauna.
Selain itu, hewan kurban dari pemerintah daerah sementara didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Boltara. Sementara Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Boltara juga telah menyerahkan bantuan hewan kurban melalui bupati untuk diteruskan kepada para camat.
Prosesi Adat Mopohabaru turut dihadiri Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, Ketua DPRD Boltara Frangky Chendra, unsur Forkopimda, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, jajaran pemerintah daerah, pimpinan organisasi keagamaan, para Camat, Sangadi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat se-Kabupaten Boltara.*











