KOPEK dan ICC Sepakat Luncurkan Program Penguatan Pemuda di Industri Kelapa

Jumat, 20 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Asumsi.id Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (KOPEK) bekerja sama dengan International Coconut Community (ICC) resmi meluncurkan Program Pemberdayaan Pemuda dalam Industri Kelapa. Acara ini berlangsung di JS Luwansa Hotel, Jakarta, pada 19 September 2024.

Ketua KOPEK, Prof. Nelson Pomalingo, menyebutkan bahwa program ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran generasi muda di sektor kelapa, baik di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, pemuda harus dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan di industri vital ini yang berdampak besar pada perekonomian negara.

Executive Director ICC, Jelfina C. Alouw, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi dalam menjaga keberlanjutan industri kelapa. Program ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membekali pemuda dengan kemampuan kepemimpinan global.

BACA JUGA  Kado HUT Kabupaten Gorontalo ke-352, Sejumlah Proyek Strategis Resmi Dilaunching

Program ini akan dijalankan dalam beberapa tahap, dengan fokus pada pelatihan, pengembangan jaringan, serta akses teknologi dan pasar internasional. *

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Haornas 2026 Jadi Momentum Kembalikan Aktivitas Bergerak sebagai Gaya Hidup
BKPRMI Sinjai Siapkan Safari Dakwah Ustaz Solmed, Bupati Ratnawati Beri Dukungan
Wabup Tonny Hadiri Audiensi Bersama Menteri ESDM Bahas Penataan WPR
Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Menteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:59

Haornas 2026 Jadi Momentum Kembalikan Aktivitas Bergerak sebagai Gaya Hidup

Rabu, 9 September 2026 - 17:58

BKPRMI Sinjai Siapkan Safari Dakwah Ustaz Solmed, Bupati Ratnawati Beri Dukungan

Rabu, 9 September 2026 - 17:20

Wabup Tonny Hadiri Audiensi Bersama Menteri ESDM Bahas Penataan WPR

Selasa, 8 September 2026 - 16:45

Didukung Kolaborasi Lintas Sektor, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Senin, 7 September 2026 - 10:26

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Berita Terbaru