Launching Program Tahtaqu Sekda Sugondo Makmur: Jangan Serahkan Pendidikan Agama Anak Hanya kepada Sekolah dan Guru Ngaji

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Sugondo Makmur menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendidik agama anak. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran program Tahtaqu (Tahsin, Tahfidz Al-Qur’an) yang mengusung tema Satu Hati Bersama Al-Qur’an pada Jumat (25/9/2026).
‎
‎Dalam sambutannya, Sugondo menyampaikan bahwa peluncuran Tahtaqu bukan sekadar peresmian program biasa, melainkan langkah nyata untuk mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an. Menurutnya, pembangunan suatu daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik, tetapi juga harus menyentuh aspek pembangunan manusia.
‎
‎”Di sinilah Al-Qur’an memiliki posisi yang sangat penting. Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi dipelajari, dihafal, dipahami, diamalkan, dan dijadikan pedoman hidup. Oleh karena itu, saya menyambut baik hadirnya program Tahtaqu ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” tegas Sugondo.
‎
‎Ia juga menjelaskan makna mendalam di balik tema Satu Hati Bersama Al-Qur’an. Menurutnya, tema tersebut mengandung pesan agar seluruh elemen masyarakat memiliki tekad yang sama. Orang tua, guru, sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak bersama demi melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an.
‎
‎Secara khusus, Sugondo menitipkan pesan mendalam kepada para orang tua agar tidak melepas tanggung jawab pendidikan agama anak sepenuhnya kepada lembaga formal maupun guru mengaji.
‎
‎”Jangan serahkan pendidikan agama anak hanya kepada sekolah atau guru mengaji. Pendidikan pertama dan utama seorang anak adalah keluarga, dan rumah harus menjadi tempat pertama anak mengenal Al-Qur’an. Kalau kita ingin anak kita cinta Al-Qur’an, maka kita harus terlebih dahulu menunjukkan cinta kita kepada Al-Qur’an,” ulasnya.
‎
‎Mengakhiri sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para guru, ustadz, dan ustadzah. Ia menyadari bahwa tugas mengajar Al-Qur’an bukanlah hal yang ringan.
‎
‎”Tugas saudara-saudara bukan hanya mengajarkan huruf, tajwid, dan hafalan, tetapi juga menanamkan nilai, membentuk karakter, dan menyiapkan generasi masa depan,” pungkas Sugondo.
‎

BACA JUGA  Irwasda Polda Bengkulu Hadiri Pengukuhan Satgas Khusus Optimalisasi PAD dan Aset Daerah
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekeringan Melanda, PWN dan BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih
‎Rakor Forkopimda Boltara, Aditya Pontoh Tekankan Kamtibmas dan Antisipasi Karhutla
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Bupati Boltara Kunjungi dan Serahkan Bantuan Korban Kebakaran
Legalize.IDN Raih Marketeers Editor’s Choice Award 2026 sebagai Digital Business Legal Solution of The Year
Masuki Tahap Ketiga _Pilot Project_, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah
‎Kurniawan Golonda Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI Bolaang Mongondow Utara

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:24

Kekeringan Melanda, PWN dan BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:37

‎Rakor Forkopimda Boltara, Aditya Pontoh Tekankan Kamtibmas dan Antisipasi Karhutla

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:02

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:27

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:58

Bupati Boltara Kunjungi dan Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Berita Terbaru