Tangerang Selatan, Asumsi.id – Mutmainnah Anggota DPRD Kota Tangsel Fraksi PKB mendukung pengembangan Bank Sampah Gemaripah di Cluster Maribaya Vila Dago Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Kehadiran Muthmainnah bukan sekadar seremonial.
Anggota DPRD Tangsel turut mendengarkan secara langsung harapan warga yang ingin membangun pengelolaan sampah mandiri berbasis komunitas, di Bank Sampah Gemaripah. Pengelolaan sampah ini dimulai dari dapur dan halaman rumah masing-masing. Sebuah langkah kecil yang diyakini mampu memberi dampak besar bagi lingkungan sekitar.
“Ini merupakan langkah kecil yang mampu memberikan dampak besar kepada lingkungan sekitar, pengelolaan sampah ini secara mandiri berbasis komunitas di bank sampah gemaripah vila dago Pamulang,”ujar Mutmainnah kepada awak media (18/1/2025).
Bank Sampah Gemaripah, merupakan singkatan dari Gerakan Maribaya Bersih Sampah saat ini dikelola oleh Andre sebagai Ketua, Rama sebagai Sekretaris, dan Ning sebagai Bendahara. Sebuah gerakan akar rumput yang perlahan namun pasti menyalakan harapan baru bagi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Dikesempatan lain, Ketua RT 04/20 Yonas Eka Saputra, mengungkapkan bahwa saat ini partisipasi warga baru mencapai sekitar 35 persen dari total 150 kepala keluarga. Namun, semangat untuk berubah terus digelorakan oleh warga.
“Target kami ke depan, seluruh warga terlibat aktif. Baik dalam memilah sampah organik maupun nonorganik, semua sampah dikelola secara mandiri oleh lingkungan sendiri,” ungkap Yonas.
Anggota DPRD Tangsel sekaligus Ketua DPC PKB, Muthmainnah menilai gerakan warga tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Menurutnya, inisiatif seperti ini tak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan.
“Aspirasi warga seperti ini tidak boleh berhenti di tataran wacana. Saya sangat mengapresiasi dan siap mengawal agar pengelolaan sampah mandiri di lingkungan ini mendapatkan dukungan kebijakan dan program pemerintah. Bahkan, ini bisa menjadi proyek percontohan untuk wilayah lain di Tangsel,” tambah Mutmainnah.
Sementara itu, Dukungan konkretpun lahir dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan telah menyalurkan 10 unit tong komposter untuk mendukung pengolahan sampah organik di Bank Sampah Gemaripah. Dukungan ini menjadi langkah awal menuju kemandirian pengelolaan sampah di kawasan permukiman.
Bukan hanya sekadar bantuan sarana, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, DPRD, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai model penanganan sampah yang partisipatif, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Muthmainnah memastikan dirinya akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar di Kota Tangerang Selatan, termasuk isu lingkungan yang berdampak langsung pada kualitas hidup warga.
“Saya akan terus hadir membantu masyarakat, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar yang ada di kota Tangerang Selatan ini, termasuk isu lingkungan ini,” pungkasnya.








