Asumsi.id – Dunia olahraga kini tengah diramaikan dengan hadirnya padel, cabang olahraga raket yang disebut-sebut sebagai salah satu yang paling cepat berkembang di dunia.
Padel mirip dengan tenis, tapi dimainkan di lapangan yang lebih kecil berukuran 20 x 10 meter, dan selalu berformat ganda atau dua lawan dua. Ciri khasnya adalah dinding kaca di sekeliling lapangan yang ikut menjadi bagian permainan, mirip dengan squash.
Alat yang digunakan pun berbeda. Raket padel tidak menggunakan senar, melainkan raket solid berbahan komposit dengan lubang-lubang kecil. Sementara bola yang dipakai mirip bola tenis, tetapi dengan tekanan udara lebih rendah sehingga laju pantulannya lebih terkendali.
Dari sisi aturan, sistem skornya tetap sama seperti tenis: 15–30–40–game. Namun, karakter permainan padel dianggap lebih ramah untuk pemula karena lapangannya kecil, raketnya ringan, dan reli bola lebih panjang.
Menurut Federación Internacional de Pádel (FIP), jumlah pemain padel meningkat drastis dalam lima tahun terakhir, dengan lebih dari 25 juta pemain di lebih dari 110 negara (sumber: Padelfip.com










