Ramadhan Tiba Sebentar Lagi, Ini Versi Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)

Ilustrasi Bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)

Asumsi.id – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia wabilkhusus umat Islam di Indonesia.

Memasuki awal tahun 2026, masyarakat Indonesia yang mulai mencari tahu kapan tepatnya hari pertama puasa Ramadhan 1447 Hijriah akan dimulai.

Sementara itu, mengetahui jadwal awal puasa lebih dini ini sangat penting bagi umat Islam Indonesia sebagai langkah persiapan mental, fisik, hingga spiritual.

Berdasarkan metode perhitungan kalender Hijriah dan organisasi Islam Indonesia yang ada, terdapat beberapa prediksi mengenai kapan dimulainya ibadah puasa tahun ini.

Di Indonesia, penentuan 1 Ramadhan sering kali memiliki variasi jadwal. Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode yang digunakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag), organisasi Islam Muhammadiyah, serta Nahdlatul Ulama (NU). Secara umum, terdapat dua metode utama: Hisab (perhitungan astronomis) dan Rukyatul Hilal (pengamatan langsung anak bulan).

Ini berbagai macam versi awal Ramadhan tahun 2026:

1. Versi Pemerintah (Kemenag RI)
Kemenag mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

BACA JUGA  Jejak Perjalanan Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Dalam Usia 16 Tahun

Namun, perlu diingat bahwa tanggal ini masih bersifat prediksi sementara. Pemerintah akan tetap menggelar Sidang Isbat yang biasanya dilaksanakan pada akhir bulan Sya’ban. Dalam sidang tersebut, tim dari berbagai titik di Indonesia akan melakukan pemantauan hilal secara langsung untuk memberikan keputusan resmi yang mengikat secara nasional.

2. Versi Muhammadiyah
Versi yang kedua ini berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah umumnya telah menetapkan jadwal jauh-jauh hari. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah memprediksi awal puasa Ramadhan 2026 jatuh lebih awal, yakni pada Rabu, 18 Februari 2026.

Akantetapi ketika merujuk pada ketetapan ini, maka warga Muhammadiyah akan melaksanakan salat Tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Perbedaan satu hari ini adalah hal yang lumrah terjadi di Indonesia dan tetap dijunjung tinggi dalam semangat toleransi antarumat beragama.

3. Versi Nahdlatul Ulama (NU)
Versi ketiga dari organisasi Islam yang banyak pengikutnya yaitu Nahdlatul Ulama (NU), NU hingga berita ini diterbitkan belum mengeluarkan pengumuman secara resmi awal Ramadhan. Namun NU secara konsisten menggunakan metode Rukyatul Hilal yang dilakukan serentak pada hari ke-29 bulan Sya’ban. Oleh karena itu, jadwal dari NU biasanya akan keluar bersamaan atau sejalan dengan keputusan Sidang Isbat Pemerintah.

BACA JUGA  Pemerintah Kelurahan Mogolaing Lepas 8 Calon Jamaah Haji

Jika kita menghitung mundur dari hari ini, Sabtu 3 Januari 2026, maka umat Islam di Indonesia memiliki waktu sekitar 6 minggu 4 hari (versi Muhammadiyah) atau 6 minggu 5 hari (versi Pemerintah) menuju bulan suci. Waktu yang tersisa kurang dari dua bulan ini merupakan saat yang tepat bagi umat Muslim untuk mulai membayar hutang puasa tahun lalu serta mempersiapkan fisik menyambut bulan penuh kemuliaan.

4. Versi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Global
Buat kamu yang ingin menyusun agenda kegiatan selama bulan puasa, berikut adalah rincian Ramadhan 1447 H 2026 M berdasarkan hitungan astronomis:

1 – 5 Ramadhan: 18 – 22 Februari 2026
6 – 10 Ramadhan: 23 – 27 Februari 2026
11 – 15 Ramadhan: 28 Februari – 4 Maret 2026
16 – 20 Ramadhan: 5 – 9 Maret 2026
21 – 25 Ramadhan: 10 – 14 Maret 2026
26 – 30 Ramadhan: 15 – 19 Maret 2026

BACA JUGA  Selain Tokoh NU dan Muhammadiyah, Sejumlah Tokoh Nasional Dipastikan Akan Hadiri 100 Tahun Gontor

Walaupun awal puasa belum diputuskan secara resmi melalui Sidang Isbat, pemerintah telah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat merencanakan mudik dan liburan keluarga lebih awal.

Berikut adalah rincian libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1447 H:

Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
Sabtu, 21 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri (Hari Pertama)
Minggu, 22 Maret 2026: Libur Nasional Idul Fitri (Hari Kedua)
Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri
Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri

Dengan adanya libur panjang selama 5 hari berturut-turut, masyarakat diharapkan dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita bersama keluarga di kampung halaman. Tetap pantau perkembangan informasi resmi dari Kementerian Agama untuk pengumuman Sidang Isbat mendatang.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas
Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa
Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting
Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri
Jurnalis Muslim Andre Hariyanto Serukan Umat Maksimalkan Ibadah di Bulan Ramadhan
Tips Mengenal Wartawan Bodrex/Abal-Abal dan Wartawan Profesional
Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Wacana Pilkada via DPRD Menguat, Asri Tadda Dorong Evaluasi Sistem Parpol Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:23

19 Tahun Bolmut: Deretan Problem yang Belum Tuntas

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00

Dari Anak Tangga Binadow, Terikrar Pertemuan Keramat di Lapangan Inomasa, Bolmut Kini Telah Menginjak Usia Dewasa

Selasa, 21 April 2026 - 16:03

Rahmanto Pimpin Perang Lawan Stunting

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:33

Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:22

Jurnalis Muslim Andre Hariyanto Serukan Umat Maksimalkan Ibadah di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru