Murung Raya, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mulai mengencangkan langkah dalam percepatan penurunan stunting. Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin memimpin langsung rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar di Aula A Sekretariat Daerah, Senin (20/4/2026).
Rapat yang difasilitasi DP3A Dalduk itu dihadiri sejumlah perangkat daerah strategis. Hadir Kepala Dinas Dukcapil, Dinas Kesehatan, perwakilan TP PKK, Bapperida, unsur Dinas Pendidikan, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam arahannya, Rahmanto menegaskan bahwa stunting bukan persoalan sempit yang hanya dibebankan kepada satu instansi. Menurut dia, masalah ini menyangkut kualitas generasi masa depan sehingga harus ditangani lintas sektor secara serius.
Ia menyoroti pentingnya kerja dari hulu ke hilir. Mulai dari edukasi gizi bagi keluarga, penyediaan sanitasi layak, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan ekonomi rumah tangga agar kebutuhan pangan tercukupi.
Rahmanto juga meminta seluruh OPD menghentikan pola kerja sektoral yang berjalan sendiri-sendiri. Program yang baik, kata dia, akan sulit berhasil jika tidak dibangun dengan koordinasi dan target yang sama.
Tak hanya pemerintah, dunia usaha juga diminta ikut ambil bagian. Perusahaan yang berinvestasi di Murung Raya dinilai memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu percepatan penanganan stunting di wilayah operasional maupun sekitarnya.
“Kalau kita ingin generasi Murung Raya tumbuh kuat, maka kita harus serius hari ini. Tidak cukup rapat, yang dibutuhkan adalah gerak cepat dan terukur,” tegas Rahmanto.*
Penulis : Amos Diaz Liem










