Patriot Gorontalo Nelson-Kris Menggagas Program “New Agropolitan” Terintegrasi Berbasis Agro Industri

Selasa, 15 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO, Asumsi.id – Jika pasangan calon (Paslon) lainnya hanya fokus menyerang dan mencari-cari celah kesalahan dan kelemahan paslon lainnya untuk menjatuhkan lawan-lawan politiknya, tidak demikian dengan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Patriot Gorontalo Nelson-Kris.

Boleh disebut, Patriot Gorontalo Nelson-Kris, sejauh ini merupakan satu-satunya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yang terus mencetuskan berbagai ide dan gagasan cemerlang nan konstruktif untuk masa depan Gorontalo yang lebih baik.

Saat melakukan kampanye tatap muka di Kab. Boalemo, Ahad (13/10), Nelson-Kris kembali mencetuskan program New Agropolitan atau Agropolitan Baru yang terintegrasi dengan sektor peternakan dan perkebunan yang berbasis agro industri.

Dalam orasi politiknya, calon Gubernur Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, program Agropolitan yang dicetuskan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad tahun 2004-2005 telah terbukti mampu mendongkrak perekonomian Gorontalo,diantaranya mampu menurunkan angka kemiskinan dari 35 persen tahun 2001 turun menjadi 17 persen.

Sayangnya program yang sangat prospektif tersebut, tidak dilanjutkan oleh para pemimpin sesudah Fadel Muhammad sehingga perekonomian Gorontalo dan angka kemiskinan tidak beranjak turun seperti yang diharapkan.

BACA JUGA  KPU Bolmong Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2024

Oleh karena itu, Prof. Nelson yang memiliki latar belakang pendidikan Insinyur Pertanian ini akan mengembalikan program Agropolitan baru dengan sentuhan inovasi berkelanjutan, terintegrasi dan berbasis agro industri

Menurutnya New Agropolitan akan disentuh dengan inovasi-inovasi kebijakan yang dapat meningkatkan posisi tawar petani yang lebih memadai dan dapat meningkatkan nilai pendapatan petani.

Untuk mewujudkan hal itu, paling tidak terdapat beberapa point yang menjadi sasaran kebijakan Pemerintah Provinsi, yakni pertama, mengatasi kelangkaan dan mahalnya benih dan pupuk, diantaranya dengan pemberian subsidi. Melalui kebijakan ini diharapkan hasil jagung petani dapat meningkat 5-10 ton per hektar. Untuk kepentingan tersebut, pemerintahan Nelson-Kris akan mendirikan Koperasi Tani di seluruh kecamatan dan desa.

Upaya ini sekaligus menjadi solusi bagi petani agar tidak terjebak pada praktek ijon, tengkulak dan rentenir yang selama ini membuat petani tidak berdaya.

Selain itu, pihaknya akan memprioritaskan petani penggarap untuk mendapatkan lahan kritis atau lahan tidur sehingga menjadi produktif. Untuk kepentingan ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan melakukan inventarisasi terhadap lahan HGU yang tidak produktif untuk digarap oleh para petani yang selama ini tidak memiliki lahan dan hanya menjadi buruh tani.

BACA JUGA  Ketum PSI Kaesang Pangarep Dukung Suriansyah dan Ramses di Pilbup Bolmut 2024

Tidak hanya itu saja, sebagai tindak lanjut dari program agropolitan baru, Nelson-Kris akan mengembangkan industri pengolahan berbahan baku jagung sehingga Gorontalo tidak hanya mengirim atau mengekspor bahan mentah jagung, tapi juga hasil-hasil industri berbahan baku jagung, seperti industri pakan ternak dan ikan berbahan baku jagung, pengolahan jagung menjadi tepung untuk industri makanan atau kuliner dan sebagainya.

Dengan begitu diharapkan harga jagung di tingkat petani akan terus meningkat sehingga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Masih menurut Prof. Nelson Pomalingo, yang juga patut dipikirkan ke depan, adalah pengembangan industri yang tidak hanya mengolah “biji jagung”, tapi bagaimana tongkol jagung, daun dan batang jagung dapat diolah sehingga memberi nilai tambah secara ekonomi bagi petani.

Bahkan untuk menjaga agar harga jagung tetap stabil dan terus meningkat, maka Nelson-Kris juga mencetuskan pendirian BUMD yang akan dikelola oleh para profesional dan diawasi ketat oleh Pemerintah.

BACA JUGA  Partai Perindo Resmi Dukung Suriansyah Korompot dan Ramses Rizal Sondakh untuk Pilkada Bolmut 2024

Yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang program Agropolitan, ungkap calon Gubernur yang dijuluki Sang Deklarator Provinsi Gorontalo ini, adalah mengembangkan sektor peternakan sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat petani.

“Saya melihat Boalemo sangat berpotensi menjadi lumbung ternak di Gorontalo. Apalagi pada zaman pemerintahan mendiang almarhum Bupati Iwan Bokings sudah dibangun pusat peternakan Sapi di Wonggahu dan Dulupi yang sekarang sudah tidak berfungsi lagi. Ini akan kita kembalikan lagi’ tekadnya.

Semua program ini ungkap Prof. Nelson Pomalingo semata-mata terlahir dari keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi Gorontalo yang masih masuk 5 besar sebagai daerah termiskin di Indonesia.

“Insya Allah Nelson-Kris sebagaimana namanya Patriot Gorontalo sudah siap berjuang untuk kebangkitan Gorontalo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Teluk Tomini” jelas Nelson.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru