BOLTARA, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mengikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2024–2025 dalam rangka penilaian Penghargaan Parahita Ekapraya (PPE) Tahun 2026, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Boltara.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Boltara, Mohammad Aditya Pontoh, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Verifikasi lapangan ini merupakan tindak lanjut dari tahapan Evaluasi Mandiri (EM) dan Verifikasi Administrasi (VA) yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.
Kabupaten Boltara sendiri ditetapkan sebagai salah satu lokus penilaian verifikasi lapangan dalam evaluasi penyelenggaraan PUG untuk Penghargaan Parahita Ekapraya 2026.
Dalam sambutannya, Sekda Jusnan Mokoginta menyampaikan apresiasi kepada KemenPPPA atas ditetapkannya Boltara sebagai salah satu daerah yang mengikuti tahapan verifikasi lapangan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesetaraan gender di seluruh sektor pembangunan.
“Melalui verifikasi ini kita buktikan bahwa Boltara serius mengintegrasikan perspektif gender dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan,” ujarnya.
Jusnan berharap seluruh upaya dan komitmen yang telah dilakukan pemerintah daerah dapat memberikan hasil terbaik dalam penilaian Penghargaan Parahita Ekapraya Tahun 2026.
Usai memberikan sambutan, Sekda melanjutkan kegiatan dengan memaparkan materi penyelenggaraan PUG di Kabupaten Boltara di hadapan Tim Verifikator KemenPPPA RI.
Kegiatan tersebut turut diikuti Tim Verifikasi Lapangan KemenPPPA RI secara virtual, pimpinan OPD terkait, serta sejumlah peserta undangan lainnya. (*)







