LIMBOTO, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus, sebanyak 66 unit gerobak usaha disiapkan untuk membantu pelaku UMKM yang beraktivitas di berbagai sentra kuliner di Kabupaten Gorontalo.
Penyaluran bantuan diawali di Kawasan Kuliner Limboto dengan menyerahkan 17 unit gerobak kepada para pelaku usaha. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu, Sofyan Puhi menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing para pelaku usaha.
“UMKM bukan hanya sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Pemerintah hadir untuk memastikan pelaku UMKM memperoleh dukungan yang memadai agar semakin produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Sofyan, Sabtu (13//6/2026).
Menurutnya, bantuan gerobak yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana berjualan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah guna menciptakan ekosistem usaha rakyat yang lebih tertata, modern, dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak para penerima bantuan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal dengan terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kebersihan, memperbaiki pelayanan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran.
“Kawasan Kuliner Limboto harus tumbuh menjadi destinasi unggulan yang tertata, bersih, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. UMKM harus menjadi wajah kemajuan ekonomi Kabupaten Gorontalo,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Fany Salamanya, menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap kepada pelaku usaha di sejumlah kawasan kuliner.
Pada tahap pertama, pemerintah menyerahkan 17 unit gerobak. Selanjutnya, sebanyak 16 unit akan disalurkan pada tahap kedua dan 33 unit pada tahap ketiga, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 66 unit.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kreatif sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis kuliner yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” jelas Fany.
Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira. Ia menegaskan bahwa DPRD dan pemerintah daerah memiliki visi yang sama dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Menurut Zulfikar, DPRD telah memberikan dukungan anggaran yang cukup besar untuk mendukung pengembangan sektor UMKM di daerah.
“Kurang lebih Rp16 miliar anggaran telah dialokasikan untuk mendukung pengembangan UMKM. Ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah dan DPRD terhadap ekonomi rakyat,” kata Zulfikar.
Ia menambahkan bahwa anggaran yang berasal dari masyarakat harus kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.
“DPRD memiliki fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Program bantuan gerobak usaha ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan. Melalui pengembangan UMKM, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha yang berkembang, membuka lapangan kerja baru, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah menuju masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.(*)
Penulis : Itan
Editor : Dolvin










