Pemprov Gorontalo Terima Deviden Rp11,5 Miliar dari Bank SulutGo

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Sekdaprov Sofian Ibrahim serta Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo saat melakukan pertemuan dengan Deputi Branch Manager BSG cabang Gorontalo Yuningsih di Ruang Kerja Gubernur, Senin (21/4/2025).

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail didampingi Sekdaprov Sofian Ibrahim serta Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo saat melakukan pertemuan dengan Deputi Branch Manager BSG cabang Gorontalo Yuningsih di Ruang Kerja Gubernur, Senin (21/4/2025).

Asumsi.id — Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima deviden dari Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) tahun 2024 sebesar Rp11.523.1134.919. Penyerahan dilakukan oleh Deputi Branch Manager BSG cabang Gorontalo Yuningsih Gobel kepada Kepala Badan Keuangan Syukril Gobel.

Acara yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur, Senin (21/4/2025) itu turut disaksikan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Sekdaprov Sofian Ibrahim dan Pejabat Pengganti Sementara Pimpinan Wilayah BSG Gorontalo Rudiyanto Katili.

Pemprov Gorontalo mulai menaruh saham di BSG sejak tahun 2012 jumlah akumulasinya kurang lebih Rp74 miliar. Angka itu naik menjadi Rp77 miliar karena adanya hibah saham dari Mega Corpora selaku pemegang saham pengendali.

“Sementara tahun ini, kita mendapatkan deviden dari penyertaan modal kurang lebih Rp11 miliar lebih. Angka ini sudah tiga tahun terakhir deviden kita berkisar di angka 10 dan 11 miliar,” kata Syukril yang diwawancarai usai acara.

BACA JUGA  BSG Serahkan Deviden Rp3,8 Miliar dan Dana CSR Rp530 Juta kepada Pemkab Gorontalo

Syukril menyebut penerimaan pemprov dari penyertaan modal di BSG sudah lebih dari akumulasi saham yang diinvestasikan. Perhitungan itu didasari pada jumlah deviden yang diterima setiap tahun ditambah dengan dana Corporated Social Responsibility (CSR).

“Kalau kita total jumlah deviden selama ini sudah Rp68 miliar, jika ditambah dengan CSR, belum dihitung tahun ini, kurang lebih sudah Rp9 miliar. Jadi sebenarnya kalau deviden dengan CSR sudah 78 miliar. Sudah lebih dari total penyertaan modal,”beber mantan Inspektur Pemprov Gorontalo itu.

Terkait dengan rencana penyertaan modal tambahan senilai Rp5 miliar, pihaknya belum bisa memastikan. Saat ini pemprov sangat selektif dan hati-hati sejalan dengan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah yang mempersyaratkan penilaian kelayakan oleh penilai investasi.*

BACA JUGA  Pemkab Gorontalo Gandeng BSG Limboto Dorong Sistem Transaksi Non Tunai demi Transparansi dan Akuntabilitas
Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru