Asumsi.id – Polemik mengenai status kepegawaian Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus bergulir. Perbedaan pandangan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmut dan Kementerian Agama (Kemenag) mengenai tanggung jawab administrasi dan pembayaran tunjangan guru PAI memunculkan ketidakpastian bagi para tenaga pendidik tersebut.
Dikutip dari bolmongraya.co, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolmut, Fadly Tadjudin Usup, menegaskan bahwa laporan administrasi Guru PAI disampaikan ke Kemenag, bukan ke Pemda. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa pembayaran tunjangan seperti Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Hari Raya (THR), dan Gaji ke-13 menjadi tanggung jawab Kemenag. Pernyataan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024, yang mengatur bahwa pembayaran THR dan Gaji ke-13 didasarkan pada tunjangan profesi.
Di sisi lain, Kepala Kemenag Bolmut, Idrus Sante, menyatakan bahwa Guru PAI di Bolmut tidak terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg) Kemenag karena mereka adalah pegawai Pemda. Akibatnya, mekanisme pembayaran THR dan Gaji ke-13 melalui Kemenag tidak dapat dilakukan. Idrus menjelaskan bahwa sesuai dengan PMK Nomor 164/PMK.05/2010, Kemenag hanya membayarkan tunjangan profesi selama 12 bulan, tanpa tambahan TPG ke-13 dan TPG THR. Ia pun menyarankan agar Pemda Bolmut menyerahkan sepenuhnya urusan kepegawaian Guru PAI kepada Kemenag jika ingin pembayaran dilakukan melalui kementerian tersebut.
Menanggapi hal ini, Komisi I DPRD Bolmut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jum’at (7/3/2025) di ruang rapat kantor DPRD Bolmut. Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPRD Bolmut, Depri Pontoh, dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, Salim Bin Abdul, dengan dihadiri oleh anggota Komisi I DPRD Bolmut yakni Abdul Mulo Daeng Mulisa, Sutrisno Van Gobel, Djoni Patiro.
Pantauan diruang rapat, turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra Setda Bolmut Rachmat R. Pontoh, Asisten Bidang Ekbang Abdul Nazarudin Maloho, Kepala Bapelitbangda Aroman Talibo, serta Kadisdikbud Bolmut Fadly T. Usup beserta jajarannya.
Dari unsur Kemenag, hadir Kepala Kakan Kemenag Bolmut Abdullah Sante bersama jajaran. Selain itu, para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) juga turut serta dalam rapat ini untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Hingga berita ini diturunkan, RDP masih berlangsung dengan agenda mencari solusi terbaik bagi status kepegawaian dan kesejahteraan Guru PAI di Bolmut. *









