Boltara, Asumsi.id – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev, secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah yang digelar di Hotel Aston Gorontalo, Senin (15/12/2025).
Rakor tersebut dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) serta sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Dalam sambutannya, Bupati Boltara menegaskan bahwa penguatan Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai unit pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas bersama. Penguatan tersebut, menurutnya, tidak hanya dilihat dari aspek medis dan infrastruktur, tetapi juga dari tata kelola keuangan yang baik, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan.
Dalam konteks itu, penerapan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD pada Puskesmas dan RSUD dinilai memberikan ruang fleksibilitas yang sangat penting. Skema ini memungkinkan unit pelayanan kesehatan merespons kebutuhan riil masyarakat secara cepat dan tepat, tanpa terhambat prosedur birokrasi yang rumit, dengan tetap berpedoman pada rencana bisnis dan anggaran yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, Bupati Sirajudin Lasena menekankan bahwa penguatan digitalisasi dan elektronifikasi transaksi keuangan telah menjadi suatu keharusan. Setiap penerimaan dan pengeluaran BLUD wajib dilaksanakan secara non-tunai serta tercatat dalam sistem keuangan yang terintegrasi.
Menurutnya, elektronifikasi transaksi tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pengendalian, pengawasan, serta peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Olehnya itu, Bupati meminta seluruh Puskesmas dan RSUD di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk mulai menerapkan transaksi non-tunai pada seluruh penerimaan jasa pelayanan, serta menyusun laporan keuangan secara tertib, tepat waktu, dan terintegrasi dengan sistem keuangan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Boltara dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, para Asisten, narasumber, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD Boltara, serta para Kepala Puskesmas beserta jajaran.*













