Boltara, Asumsi.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Jusnan C. Mokoginta, bersama Kepala Bapelitbangda Aroman Talibo, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program Kementerian dan Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang telah berlangsung pekan lalu, tepatnya pada 27–30 Oktober 2025, di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Rakor bertajuk “Sinkronisasi Program Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025” tersebut diikuti oleh 1.104 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda Provinsi serta Kabupaten/Kota. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan penyelarasan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Sekda Jusnan C. Mokoginta menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting bagi daerah untuk memastikan kebijakan pembangunan nasional dapat berjalan seiring dengan prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam penyusunan rencana pembangunan tahun 2026 setelah penetapan Transfer ke Daerah oleh Pemerintah Pusat.
”Sinkronisasi program dan kegiatan antara pusat dan daerah sangat penting agar kebijakan pembangunan yang disusun dapat berjalan efektif dan tepat sasaran, termasuk dalam hal pembiayaan, perencanaan, dan pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujar Jusnan saat dikonfirmasi media ini, Senin (3/11/2025).
Dengan terlaksananya Rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Boltara berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan di tahun mendatang dapat berlangsung lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan.*








