Limboto, Asumsi.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, memimpin Forum Komunikasi dan Kemitraan pemangku kepentingan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tingkat Kabupaten Gorontalo, Senin (13/4/2026), di Ruang Dulohupa Kantor Bupati.
Forum ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu program unggulan Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gorontalo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil), manajemen RSUD Dunda dan RSUD Boliyohuto, Kepala Puskesmas Limboto, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Dalam arahannya, Sugondo menegaskan pentingnya sinkronisasi data antarinstansi sebagai langkah strategis dalam mendukung efektivitas layanan JKN. Menurutnya, keselarasan data akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita berharap ke depan sinkronisasi data antar seluruh pihak semakin ditingkatkan, sehingga tidak ada lagi kendala dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan sesuai regulasi yang berlaku, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat program JKN secara optimal.
“Pemda akan terus mengawal dan mendorong BPJS agar layanan kesehatan berjalan sesuai aturan yang menjadi acuan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi forum ini sebagai wadah evaluasi dan penguatan koordinasi lintas sektor. Melalui forum tersebut, layanan kesehatan diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah tanpa terkecuali.
“Forum ini harus lebih maksimal, agar pelayanan kesehatan benar-benar menjangkau masyarakat dari ujung kecamatan Asparaga hingga perbatasan Kecamatan Telaga,” pungkasnya.*









