BeritaPonorogoRegional

Sergab Petani, Babinsa Kodim Ponorogo Gencarkan Komsos di Desa Binaan

85
×

Sergab Petani, Babinsa Kodim Ponorogo Gencarkan Komsos di Desa Binaan

Sebarkan artikel ini
Asumsi.idIMG 20250315 143142 1

Asumsi.id – Anggota TNI yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) terus melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap para petani di wilayah desa binaan baik mulai dari pengerjaan penyiapan lahan, penanaman benih, perawatan bahkan hingga panen, Jumat (14/032025).

Agenda tersebut merupakan salah satu tugas yang terus dilakukan guna memberikan semangat dan motivasi kerja kepada para petani di wilayah desa binaan serta sebagai upaya menyukseskan program Pemerintah terkait swasembada pangan dan penyerapan gabah para petani.

Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono terus menghimbau dan memerintahkan para Babinsa Kodim 0802/Ponorogo untuk terus melekat melakukan pengawalan dan pendampingan kepada para petani serta pihak Bulog guna menyukseskan Program Serapan Gabah (Sergab).

BACA JUGA  Manunggal Bersama Warga, Babinsa Desa Selur Ikut Rabat Jalan Desa

Di wilayah Koramil Tipe B 0802/09 Balong digelar kegiatan pendampingan dan pengawalan oleh Babinsa kepada petani di Desa Bajang Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo yang sedang melakukan panen padi.

Sertu Hariyono selaku Babinsa Desa Bajang dengan tujuan memberikan motivasi dan himbauan sekaligus koordinasi terkait penjualan hasil panen dengan harga sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah yaitu Rp. 6.500,00 tiap kilogramnya.

Menurut Sertu Hariyono kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. “Pendampingan dan pengawalan terus kami lakukan termasuk disaat saat panen seperti hari ini dengan tujuan memberi himbauan sekaligus koordinasi terkait penjualan gabah hasil panen sesuai harga dari Pemerintah yaitu Rp. 6.500, 00 tiap kilogramnya,” terang Sertu Hariyono.

BACA JUGA  Babinsa Kodim 0802/Ponorogo Ikut Gotong Royong Perbaiki JUT

Lebih lanjut dia juga menjelaskan bahwa jika para petani di wilayah desa binaannya kesulitan menjual ke tengkulak, maka disarankan untuk menjual hasil panen tersebut ke pihak Bulog dengan harga sesuai kesepakatan Pemerintah guna memenuhi ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Ponorogo khususnya dan Indonesia pada umumnya. (Muh Nurcholis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page