SI-GAP TB Diluncurkan, Dukung Penemuan Kasus Tuberkulosis Secara Aktif

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara, Asumsi.id — Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kejadian yang tergolong tinggi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyoroti bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pengendalian TB adalah masih banyaknya kasus yang belum terdeteksi atau missing cases.

Hal ini disebabkan oleh sistem pelayanan kesehatan yang cenderung pasif, yakni menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan.

Padahal, TB merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat apabila tidak segera ditangani.

Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan inovatif melalui penemuan kasus secara aktif (active case finding), dengan melibatkan peran masyarakat serta memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

BACA JUGA  Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Seiring dengan perkembangan teknologi digital, kini tersedia berbagai sistem informasi yang mampu mendukung upaya pengendalian TB. Teknologi tersebut memungkinkan deteksi dini gejala TB, pelaporan kasus secara cepat, serta monitoring pasien secara real-time.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Dinkes mengembangkan inovasi bernama SI-GAP TB, sebuah solusi terintegrasi yang dirancang untuk meningkatkan penemuan kasus TB secara aktif.

Sistem ini diharapkan dapat mempercepat identifikasi penderita, meningkatkan kualitas pelaporan, serta memastikan pasien mendapatkan pemantauan yang optimal selama proses pengobatan.

Peluncuran dan pelaksanaan awal SI-GAP TB telah dilakukan pada 17 April 2024 di Coconut Beach Resto. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara tenaga kesehatan, masyarakat, dan teknologi dalam upaya menekan angka penyebaran TB di Indonesia.

BACA JUGA  Dari Dunia Jurnalistik ke BGN, Nanik S Deyang Kini Dipercaya Pimpin Program MBG

Dinkes berharap, melalui inovasi ini, angka kasus TB yang tidak terdeteksi dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru