SOTK Berubah, 35 Pejabat JPT Diuji: Sofyan Puhi Tekankan Profesionalisme

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.id – Penataan birokrasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo memasuki tahap penting. Sebanyak 35 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama menjalani uji kompetensi dan evaluasi kinerja menyusul perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) berdasarkan regulasi terbaru.

Uji kompetensi dan evaluasi tersebut dibuka Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Sabtu (15/8/2026). Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, jajaran Panitia Seleksi (Pansel), serta sejumlah akademisi yang terlibat sebagai tim penguji.

Sofyan menegaskan, proses tersebut bukan sekadar tahapan untuk menentukan posisi pejabat. Uji kompetensi merupakan bagian dari pemenuhan regulasi sekaligus instrumen untuk memastikan penataan birokrasi berlangsung objektif, profesional dan sesuai kebutuhan organisasi.

“Semua pejabat yang mengikuti evaluasi ini pada dasarnya memiliki potensi, kapasitas dan prestasi yang baik. Uji kompetensi ini merupakan pemenuhan regulasi sebagai konsekuensi dari adanya penyesuaian SOTK,” ujar Sofyan.

BACA JUGA  SIS Mangkir, Wabup Turun Tangan

Menurutnya, perubahan struktur organisasi harus diikuti dengan penataan sumber daya manusia yang tepat. Karena itu, proses evaluasi diharapkan mampu menghasilkan komposisi pejabat yang semakin solid dan mampu menggerakkan organisasi secara efektif.

“Harapan kita, seluruh proses ini dimudahkan dan menghasilkan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat Kabupaten Gorontalo,” katanya.

Sofyan berharap, hasil uji kompetensi tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pemerintahan. Profesionalisme aparatur, kata dia, harus bermuara pada peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

35 Pejabat Ikuti Proses Evaluasi

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gorontalo Djufri Damima mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi dan evaluasi JPT Pratama berpedoman pada PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 serta petunjuk teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BACA JUGA  Spanyol Singkirkan Belgia, Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Dari 35 pejabat yang mengikuti proses tersebut, sebanyak 32 pejabat menjalani uji kompetensi karena masa menduduki jabatan masih di bawah empat tahun. Sementara tiga pejabat lainnya mengikuti evaluasi karena telah menduduki jabatan selama lima tahun atau lebih.

“Kami hanya melaksanakan regulasi. Seluruh proses teknis sudah diatur dalam petunjuk teknis BKN untuk kemudian dilaporkan secara resmi,” tegas Djufri.

Ia menjelaskan, penilaian peserta dilakukan melalui sejumlah tahapan. Di antaranya penulisan makalah dengan bobot 20 persen, penilaian rekam jejak, serta wawancara dan tes tambahan yang dilakukan Pansel.

Penilaian rekam jejak juga dilakukan melalui dua aspek. Rekam jejak tertulis menjadi kewenangan Pansel, sedangkan rekam jejak tidak tertulis menjadi ranah Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

BACA JUGA  Bupati Boltara Lantik 97 Pejabat, Perkuat Kelembagaan dan Pelayanan Publik

“Semua aspek penilaian dilakukan sesuai ketentuan. Jadi, proses ini bukan sekadar melihat kemampuan seseorang, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman dan kompetensinya,” jelas Djufri.

Proses seleksi melibatkan akademisi sebagai Pansel, di antaranya Prof. Dr. Rauf A. Hatu, M.Si., Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, MP., Prof. Dr. Ir. Fenty U. Puluhulawa, serta Prof. Dr. Ir. Imbran Taib.

Melalui tahapan tersebut, Pemkab Gorontalo menargetkan penataan JPT Pratama mampu memperkuat struktur pemerintahan yang efektif, adaptif dan profesional. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi birokrasi agar perubahan SOTK dapat diikuti dengan peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan
Dinas PU Kabupaten Gorontalo Pacu Infrastruktur UMKM, Kesehatan dan Pariwisata di APBD-P 2026
Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026
Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah
Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN
Bupati Gorontalo Tutup Open Turnamen Talaga Jaya Cup 2026, SDN 5 Keluar Sebagai Juara
Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari
Desa Luwoo Resmi Jadi Desa Kreatif, Bidik Pasar Global

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:11

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 September 2026 - 22:02

Dinas PU Kabupaten Gorontalo Pacu Infrastruktur UMKM, Kesehatan dan Pariwisata di APBD-P 2026

Senin, 14 September 2026 - 19:03

Sentuh Tanahku Mudahkan Akses Informasi bagi Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan IN-Apps Digital Award 2026

Minggu, 13 September 2026 - 20:23

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Minggu, 13 September 2026 - 19:15

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Berita Terbaru