LIMBOTO, Asumsi.id – Untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah melalui pembenahan sarana dan prasarana belajar.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Abd Waris meninjau langsung progres pekerjaan fisik perbaikan sekolah penerima program revitalisasi tahun anggaran 2026 di SDN 9 Limboto Barat, SDN 1 Limboto dan SDN 18 Telaga Biru Sabtu, (25/07/2026).
Kunjungan monitoring ini dilakukan guna memastikan seluruh proses rehabilitasi gedung dan fasilitas pendukung berjalan sesuai standar mutu teknis, transparan, serta rampung tepat waktu.
Serta mengecek secara detail pengerjaan rehabilitasi ruang kelas, hingga fasilitas penunjang lainnya. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil bangunan aman dan nyaman digunakan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Bupati Sofyan Puhi mengatakan hal yang menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program ini adalah skema pengerjaannya. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan langsung pihak sekolah, komite sekolah, serta masyarakat sekitar.
“Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat ini diterapkan untuk memastikan kualitas pekerjaan fisik dapat dijamin dengan baik dan sesuai standar.
“Sengaja ini dilaksanakan swakelola langsung oleh pihak sekolah, komite, dan masyarakat agar pembangunannya, kualitas pekerjaannya itu dapat dijamin dengan baik,” ujar Sofyan
Lebih lanjut Sofyan menyampaikan, bantuan ini murni melalui anggaran APBN dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK). Mekanisme pengajuannya lebih efisien dan transparan. Pihak sekolah tidak lagi dibebankan dengan penyusunan proposal fisik secara manual.
Seluruh data kondisi riil sarana dan prasarana sekolah secara otomatis terintegrasi dan terpantau oleh Pemerintah Pusat melalui aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing sekolah.
“Diharapkan program revitalisasi ini dapat berjalan lancar, tepat mutu, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah.” tambahnya.*
Editor : Alfin








