LIMBOTO, Asumsi.id – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, memberikan pembekalan kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Formasi Umum, lulusan IPDN, serta STTD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, Selasa (19/5/2026), di Auditorium GIIS BKPSDM Provinsi Gorontalo.
Dalam materi bertajuk “Transformasi Manajemen ASN untuk ASN Unggul”, Wabup Tonny menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus mampu beradaptasi dengan perubahan birokrasi modern, terutama di era digitalisasi pemerintahan. Menurutnya, implementasi UU Nomor 20 Tahun 2023 menuntut ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas melalui budaya kerja BerAKHLAK.
Ia menjelaskan, transformasi manajemen ASN mencakup penguatan sistem merit, pengembangan kompetensi berkelanjutan, penguatan budaya kerja, digitalisasi layanan kepegawaian, manajemen kinerja berbasis hasil, hingga tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan modern.
“ASN saat ini dituntut menjadi Smart ASN yang adaptif terhadap teknologi, memiliki kemampuan kolaborasi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas,” ujar Tonny.
Wabup juga menekankan pentingnya penguatan empat pilar menuju Digital Government, yakni penguasaan teknologi informasi, ketersediaan jaringan, kejelasan penanggung jawab, serta dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong pengembangan sistem layanan kepegawaian berbasis elektronik guna meningkatkan efektivitas pelayanan dan produktivitas aparatur.
Kegiatan tersebut sekaligus mendukung visi “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan 2025–2030”, khususnya dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing.
“CPNS hari ini adalah pemimpin masa depan daerah. Jadilah ASN yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman dalam melayani masyarakat,” tutup Tonny Junus.*











