25 Juta Akan Disubsidi Oleh Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Untuk Setiap Mesin Pengolahan Sampah

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Merasa prihatin dengan permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang yang terus berpolemik, seperti tidak ada ujungnya, Rizal Bawazier meluncurkan Tempat pengolahan sampah modern yang dengan dukungan peralatan mesin yang canggih, ramah lingkungan, serta tidak mengeluarkan asap dan tanpa bau yang menyengat plus dengan akumulasi biaya murah.

Hal ini dikatakan RB panggilan akrab Rizal Bawazier dalam sambutannya di hadapan ratusan undangan yang terdiri dari perwakilan kepala daerah dari Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan serta kabupaten Pemalang, juga beberapa camat dan Kepala desa atau Lurah, pada acara peluncuran Rumah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (RPHBS) di Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal Pemalang, pada Jum’at Sore (31/1/2025).

Tempat pengolahan sampah yang nantinya akan direncanakan ada di tiap Desa di kabupaten Pemalang tersebut, tidak memerlukan lahan yang luas, hanya butuh tanah 200-300 meter saja, kita rencanakan untuk mengadakan 50 unit mesin pengolahan sampah,

BACA JUGA  Peringatan HUT Ke-18, Bolmut Fokus Benahi Pengelolaan Sampah

“Satu mesin untuk kelurahan Purwoharjo akan kita titipkan ke pasar Comal,nanti untuk berikutnya ke pasar pasar yang lain,kita pikirkan agar di seluruh desa ada kita berharap begitu tapi kan semua masing masing punya pemimpin Pemda itu ada pemimpin lurahnya itu pemimpin tergantung kalo bisa memenuhi ya Alhamdulillah gitu aja jadi kita pikirkan kesitu di level kecamatan jadi kabupaten di masing-masing kelurahan,” terang RB.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, akan mensubsidi anggaran sebesar 25 juta, untuk Mesin pengolahan sampah yang harganya di bawah 100 juta,

“Untuk harga mesin dengan kapasitas pengolahan bisa sampai 3 Ton sampah dalam 10 jam harganya tidak sampai 100 juta dan kita akan Subsidi 25 juta kepada Desa atau Kelurahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Menikmati Petualangan dan Keindahan Alam di Curug Bengkawah Pemalang

Dirinya juga menambahkan, jika pengadaan mesin pengolahan sampah tersebut, bukan dari APBN akan tetapi Dana Pribadi.

“Untuk pengadaan Dua mesin percontohan saat ini semuanya dana pribadi dan untuk mesin pengolahan berikutnya saya subsidi 25 juta untuk 50 mesin pertama yang dibeli, subsidi 25 juta ini untuk setiap mesin pengolahan sampah bukan dari APBN akan tetapi dari Dana Pribadi saya,” Jelas RB di hadapan ratusan undangan yang disambut tepuk tangan meriah*

RB mengajak semua elemen harus bergerak cepat, mengatasi persoalan sampah yang terus berlarut larut

“Kita harus gerak cepat pecahkan solusi sampah di Pemalang, bukan dengan TPA, bukan dengan sanitary landfill,” imbuh RB

Terobosan baru dalam teknologi pengelolaan sampah dihadirkan Rizal Bawazier beserta Timnya melalui konsep Rumah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (RPHBS) dengan sistem TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengatasi masalah sampah di Pemalang.

BACA JUGA  Genjot Kinerja Ekonomi, Kemenperin Semakin Optimalkan Jasa Layanan Industri

Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi atas persoalan lingkungan, tetapi juga difokuskan sebagai sarana wisata edukasi bagi generasi milenial.

RB mengungkapkan bahwa konsep rumah pengolahan sampah ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat, khususnya generasi muda.

Pengelolaan sampah ini mengedepankan teknologi pengolahan sampah modern, ramah lingkungan, dan efisien. Sampah diolah tanpa menimbulkan bau atau asap, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar. Sistem ini dirancang agar mudah dioperasikan oleh masyarakat setempat, termasuk generasi muda, tanpa memerlukan keterampilan teknis yang rumit.

“Tujuan pengolahan ini nantinya juga bisa dipakai dikota lain, jadi sekiranya perwakilan dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Batang juga mau hadir, silahkan boleh hadir.” pungkasnya. (Ragil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan
Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025
Pimpinan DPC PKB Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta
‎Polsek Bolangitang Pasang Banner Larangan PETI, Tujuh Ekskavator Terdata di Enam Titik
Pemkab Boltara Sosialisasikan GENTING dan Edukasi Pasar Modal, ASN Diajak Jadi Pelopor Cegah Stunting

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:00

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:50

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:40

Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:15

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:40

Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Berita Terbaru