Dua Biawak Besar Jatuh dari Plafon Rumah Warga di Pemalang, Bikin Panik dan Jebol Atap

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Dua ekor biawak jantan dan betina berukuran satu meter jatuh dari i atas plafon rumah warga di Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Pemalang. Akibatnya, plafon rumah jebol dan rusak karena dilalui reptil kadal besar itu.

Lisa ( 30 ) penghuni kamar yang mendapatkan plafon atapnya jebol mengaku kaget karena bunyi keras seperti benda jatuh dari atas.

“Saya lagi santai di ruang tamu, tiba – tiba ada suara keras seperti benda jatuh, lalu satu biawak besar lari dari dalam kamar dan keluar lewat pintu depan, ” tutur Lisa, pada Jum’at,at ( 31/1 ).

Dirinya menambahkan, jika sudah beberapa hari ini, semenjak hujan turun terus plafon kamarnya sering terdengar bunyi kaya tikus sedang mencari makan,

BACA JUGA  DPRD bersama Pemkab Bolmut Bahas RPJPD 2025-2045

“Setelah biawak betina jatuh dan lari keluar kamar tak berapa lama jatuh yang jantan dan menyusul lari keluar juga, Alhamdulillah untungnya tidak menimpa saya, ” tuturnya agak gemetaran.

Hartono ( 30 ) Pemilik rumah yang mendapatkan laporan jatuhnya dua biawak besar tersebut langsung reflek mengejar sampai akhirnya tertangkap,

“Saya sedang menangkap satu ekor biawak betina, tahu – tahu yang jantan keluar dan lari ke pekarangan, saya minta tolong warga yang kebetulan ada di rumah saya , akhirnya kita ramai – ramai tangkap,” jelasnya.

Proses evakuasi sendiri cukup dramatis dan memakan waktu sebab biawak lari dan bersembunyi di antara tumpukan barang – barang yang ada di samping rumah, juga karena dua ekor biawak tersebut cukup besar ukurannya, sehingga pemilik rumah dan warga harus ekstra hati-hati menangkapnya.

BACA JUGA  Komunitas Rumah Hibah Kotamobagu Berbagi Makanan Gratis di Pasar 23 Maret

“Biawak berhasil ditangkap dalam kondisi hidup setelah sebelumnya dipukul karena mau lari masuk ke rumah lagi dan kita dijerat dengan tali ” tutupnya.

Kini binatang tersebut di simpan dan selanjutnya akan dilepasliarkan ke habitatnya. Biawak, meskipun hidup di darat reptil ini juga memiliki keahlian memanjat, baik di sungai, pohon maupun dinding dan juga plafon rumah. (Ragil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan
Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember
Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025
Pimpinan DPC PKB Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta
‎Polsek Bolangitang Pasang Banner Larangan PETI, Tujuh Ekskavator Terdata di Enam Titik
Pemkab Boltara Sosialisasikan GENTING dan Edukasi Pasar Modal, ASN Diajak Jadi Pelopor Cegah Stunting

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:00

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:50

Tinjau Lokasi Huntap bagi Korban Bencana Aceh Tamiang, Menteri Nusron Pastikan Lahan 100% Siap Digunakan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:40

Bupati Boltara Sampaikan KUA-PPAS 2027, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:15

2.000 Sertipikat Perlu Dipulihkan Pascabencana di Aceh Tamiang, Menteri Nusron Targetkan Selesai pada Akhir Desember

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:40

Menteri Nusron Tinjau Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Pascabencana Hidrometeorologi Sumatera 2025

Berita Terbaru