Canangkan GNPP, Menteri PANRB Tegaskan Sinergi dan Kolaborasi Kunci Hadirkan Layanan Nyata Untuk Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Asumsi.id – Pemerintah terus melakukan transformasi pelayanan publik agar menjadi lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta didukung pemanfaatan teknologi. Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) berasama Kementerian Dalam Negeri dan Ombudsman Republik Indonesia melakukan pencanangan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP) sebagai wujud kolaborasi, sinergi, serta komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik.

Komitmen tersebut dilakukan melalui penandatangan Surat Edaran Bersama dan disaksikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman. Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan bahwa pelayanan publik harus terus bertransformasi menjadi lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta didukung pemanfaatan teknologi. Untuk itu dibutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh penyelenggara pelayanan publik.

“Melalui sinergi lintas sektor, Gerakan Nasional Pelayanan Publik diharapkan mampu menghadirkan perbaikan layanan yang nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dalam Pencanangan Gerakan Nasional Pelayanan Publik di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Dalam GNPP, Kementerian PANRB akan terus memperkuat kebijakan, pembinaan, serta pemantauan dan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan publik. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri memastikan gerakan ini diimplementasikan secara konsisten di seluruh pemerintah daerah. Sedangkan, Ombudsman Republik Indonesia mengawal kualitas pelayanan melalui pengawasan, tindak lanjut pengaduan, dan pemanfaatan aspirasi masyarakat sebagai dasar perbaikan.

BACA JUGA  Tingkatkan Kepastian dan Perlindungan Hukum di Bidang Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Bahas Konsepsi Perubahan PP Nomor 18 Tahun 2021

Menteri Rini mengungkapkan wajah pelayanan publik tidak ditentukan oleh gedung yang megah atau teknologi yang canggih, tetapi ditentukan oleh dedikasi para aparatur yang setiap hari melayani masyarakat. Menurutnya, di tangan ASN dan seluruh penyelenggara pelayanan publik, kepercayaan masyarakat kepada negara dibangun.

Lebih lanjut Menteri Rini menjelaskan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh layanan publik dimungkinkan untuk ditransformasikan ke dalam layanan digital agar masyarakat tidak perlu mengantre lagi berjam-jam. Untuk itu Kementerian PANRB saat ini sedang mendorong untuk dilakukan layanan-layanan digital bersama dengan komite percepatan transformasi pemerintahan digital.

“Transformasi ini tidak dapat diwujudkan kalau kita tidak semuanya memiliki komitmen. Atas dasar itulah GNPP itu menjadi gerakan bersama untuk mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin mudah berintegritas dan berorintasi kepada masyarakat,” tuturnya.

GNPP ini, lanjutnya, menjadi momentum untuk mempercepat transformasi layanan digital, simbol 24/7 merepresentasikan semamgat pelayanan yang terus hadir, responsif dan berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. “Jadi masyarakat merasakan bahwa kita semuanya para ASN, para birokrat atau para pembantu Presiden ini, tentunya siap untuk setiap saat hadir untuk terus menerus melayani masyarakat,” imbuh Menteri Rini.

BACA JUGA  Panglima TNI Apresiasi Revitalisasi Cagar Budaya Dari Polri

Adapun tema GNPP yang diangkat adalah Tulus Melayani, Cepat Merespons, dan Berintegritas, ditegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar sekadar slogan tetapi komitmen semua yang tercermin dalam setiap kebijakan dan setiap layanan dan setiap tindakan aparatur negara. Menteri Rini menjelaskan bahwa ketulusan akan melahirkan kepedulian, kecepatan akan menghadirkan kepastian, dan integritas itu membangun kepercayaan.

Menteri Rini menegaskan GNPP bukan milik Kementerian PANRB semata, melainkan gerakan bersama seluruh penyelenggara pelayanan publik. Keberhasilannya tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang merasakan pelayanan yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian PANRB atas gebrakan untuk membuat suatu gerakan nasional layanan publik. Bahwa negara yang bisa bertahan dalam lebih dari 200 tahun itu ditemukan tiga variabel. Pertama adanya militer yang kuat yang bisa menjaga dari ancaman luar negeri, yang kedua adalah adanya polisi dan intelijen yang solid yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban dalam negeri, dan yang ketiga adalah memiliki aparat pemerintahan atau civil servant yang mampu memnjalankan pemerintahan secara efektif dan efisien.

BACA JUGA  Kakan Pertanahan Hadiri Prosesi Adat Mopohabaru Sambut Ramadhan di Boltara

“Dalam konteks ini, acara kita ini sebetulnya untuk memperkuat variabel ketiga adanya civil service yang efektif dan efisien,” ungkap Menteri Tito.

Menurutnya, untuk membuat layanan publik yang baik selain integritas, yakni sistem yang harus dibuat. Menteri Tito berharap kegiatan ini dapat dipahami dan implementasikan dengan baik terutama di daerah. “Semoga tidak menjadi seremonial tetapi betul-betul rekan-rekan di daerah terutama bisa memaknai layanan publik itu adalah kunci untuk negara kita bisa survive ,” ujarnya.

Adapun dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman membagikan pengalamannya dalam meninjau dan mengurus pelayanan publik. Disampaikan, kedepan layanan publik akan semakin baik. Apresiasi juga disampaikannya terhadap pencanangan GNPP.

Untuk diketahui, pencanangan GNPP sebagai representasi komitmen bersama bahwa pelayanan publik harus selalu hadir, memberikan solusi, dan membangun kepercayaan masyarakat.**

Facebook Comments Box

Editor : Alfin

Sumber Berita: https://www.menpan.go.id/

Berita Terkait

Resmi Ditutup, Plt Bupati Aditya Pontoh Harap Boltara Art Fest Jadi Agenda Tahunan
PWI Sulut Award 2026: Ketua Umum PWI Ingatkan Jati Diri Wartawan Pejuang
‎HUT ke-353 Kabupaten Gorontalo: Guyuran Hujan Jadi Saksi Soliditas dan Tekad Kuat Pemkab Gorontalo
Penuh Haru di Arena Jumbara: Keluarga David Bobihoe Wariskan PIN Emas Bersejarah untuk Sofyan Puhi di Usia ke-63
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas
Jusnan Mokoginta Kembali Pimpin Percasi Boltara Periode 2026–2030
Kementerian ATR/BPN Catat Redistribusi Tanah 4,39 Juta Hektare dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
Hampir Dua Tahun Berjalan, Navigasi Iman Jadi Gerakan Memakmurkan Masjid di Kabupaten Gorontalo 

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 00:46

Resmi Ditutup, Plt Bupati Aditya Pontoh Harap Boltara Art Fest Jadi Agenda Tahunan

Minggu, 8 November 2026 - 00:11

PWI Sulut Award 2026: Ketua Umum PWI Ingatkan Jati Diri Wartawan Pejuang

Sabtu, 7 November 2026 - 23:04

‎HUT ke-353 Kabupaten Gorontalo: Guyuran Hujan Jadi Saksi Soliditas dan Tekad Kuat Pemkab Gorontalo

Sabtu, 7 November 2026 - 12:39

Penuh Haru di Arena Jumbara: Keluarga David Bobihoe Wariskan PIN Emas Bersejarah untuk Sofyan Puhi di Usia ke-63

Sabtu, 7 November 2026 - 11:59

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Berita Terbaru