Boltara, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus memperkuat komitmen dalam pengembangan inovasi daerah. Tahun 2025 ini, Pemkab Boltara resmi melaporkan 19 Inovasi daerah ke Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya mempertahankan capaian prestisius pada tahun sebelumnya.
Inovasi yang dilaporkan mencakup berbagai bidang, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat. Beberapa di antaranya yaitu: SERDADU, e-VERYGOOD, Klinik Inovasi, PAK SEKDIN, SIGAYA, BURASA, KABOS PROTEIN, SIKARLOTA, SILVERQUEEN, SIMUDAH, SADAR LESTARI, KABULIN, KATINTING, SIAP GO DAMKAR, Spotlight Rabu Belajar, LANSAD, Mobile Health Care, SIPADU, dan GEMA GENTING.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Daerah menargetkan untuk kembali masuk 2 besar nasional kategori daerah perbatasan, sebagaimana prestasi yang diraih pada tahun 2024 lalu. Target ini tidak hanya sekadar prestasi, tetapi juga menjadi strategi penting dalam bersaing dengan daerah perbatasan lainnya guna memperoleh Dana Insentif Fiskal (DIF) Daerah dari pemerintah pusat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Boltara, Aroman Talibo, S.Pt., menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan analisa terhadap pemenuhan indikator inovasi daerah. Dari hasil tersebut, peningkatan jumlah inovasi menjadi langkah penting untuk menjaga predikat daerah sangat inovatif tingkat nasional.
“Berdasarkan analisa pemenuhan indikator yang telah kami lakukan, diperlukan penambahan jumlah inovasi untuk tahun pelaporan berikutnya. Karena itu, kami mendorong kebijakan ‘1 OPD 1 Inovasi’, agar setiap perangkat daerah wajib menyampaikan inovasinya kepada Bapelitbangda selaku koordinator inovasi daerah,” ujar Aroman, Jum’at (21/8/2025).
Ia menegaskan, strategi tersebut bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga untuk menumbuhkan budaya inovasi di setiap perangkat daerah. Dengan begitu, pelayanan publik dapat semakin berkualitas, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Bolmut optimistis dapat mempertahankan prestasi nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah perbatasan yang inovatif dan berdaya saing.*







