Bupati Sofyan Puhi: PAUD Harus Jadi Zona Aman dan Bebas Kekerasan!

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id – Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menegaskan komitmennya dalam menciptakan satuan pendidikan yang bebas kekerasan, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak didik.

Hal itu ditegaskan saat Bupati Sofyan membuka Bimbingan Teknis Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Gorontalo, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (24/04/2025).

“Ini merupakan bagian dari komitmen besar kita untuk menciptakan satuan pendidikan yang bebas kekerasan, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” tegas Bupati Sofyan Puhi.

Ia pun mendorong seluruh kepala satuan PAUD dan guru untuk mengenali berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.

BACA JUGA  Pj Bupati Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Ranwal RPJPD Tahun 2025-2045

Bupati Sofyan juga menegaskan bahwa membangun SDM unggul dan kompetitif harus dimulai dari usia dini, dengan pendekatan agama dan budaya yang menyatu dalam sistem pendidikan.

Ia juga menekankan peran orang tua dan keluarga menjadi benteng pertama dalam mencegah kekerasan terhadap anak.

“Anak-anak kita adalah amanah. Mereka harus kita bimbing, bukan hanya untuk menjadi cerdas, tapi juga berakhlak, beragama, dan berbudaya. Dan semua itu dimulai dari lingkungan yang sehat dan aman.”

“Anak-anak membawa karakter dari orang tuanya. Maka pencegahan kekerasan bukan hanya tugas guru, tapi dimulai dari rumah,” lanjutnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Marjam Puhi Pago, Plt. Kadis Dikbud Mohamad Yasin Alitu, Kadis P3A Zascamelya Uno, Kabid PAUD Sintje Banteng, para kepala Korwil, dan guru PAUD se-Kabupaten Gorontalo.

BACA JUGA  Paripurna Terkahir Periode Ini, Bupati Salut DPRD Tetap Semangat

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Bidang PAUD Dinas Dikbud dan akan berlangsung selama tiga hari kedepan. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam melindungi hak anak dari segala bentuk kekerasan, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sirajudin Hadiri NSIF 2026, Boltara Buka Peluang Investasi Strategis
‎BSG Serahkan Merchant QRIS Pajak, Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak di Kotamobagu
Pemda Pindahkan Pembangunan MCK Masjid Agung ke Sisi Timur, Respons Aspirasi Masyarakat
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Bupati Sirajudin Tinjau Panen Raya Padi IPB 15S di Gihang, Dorong Pertanian Modern
GMPN Desak KPK Usut Indikasi Dugaan TPPU dan Mafia Cukai Rokok Ilegal di Sumenep
Sekda Sugondo Makmur Buka Orientasi Kader KMPBR, Dorong Mahasiswa Aktif Membangun Daerah
Kepung Modus Perdagangan Orang Modern: DPN PERMAHI Suarakan Pentingnya Revisi UU TPPO

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:54

Bupati Sirajudin Hadiri NSIF 2026, Boltara Buka Peluang Investasi Strategis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:07

‎BSG Serahkan Merchant QRIS Pajak, Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak di Kotamobagu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:56

Pemda Pindahkan Pembangunan MCK Masjid Agung ke Sisi Timur, Respons Aspirasi Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:12

Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:54

Bupati Sirajudin Tinjau Panen Raya Padi IPB 15S di Gihang, Dorong Pertanian Modern

Berita Terbaru