Murung Raya, Asumsi.id — Peringatan Hari Buruh Internasional dimanfaatkan sebagai ruang refleksi atas kondisi ketenagakerjaan di daerah. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, SHI, menegaskan pentingnya memastikan pekerja lokal tidak hanya terserap di dunia kerja, tetapi juga memperoleh pekerjaan yang layak dan bermartabat.
Dalam keterangannya, Dina menilai tantangan ketenagakerjaan di daerah tidak lagi sebatas membuka lapangan kerja, melainkan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Isu ketenagakerjaan hari ini bukan hanya soal jumlah pekerjaan, tetapi kualitas dan keberlanjutan. Kita ingin masyarakat Murung Raya tidak hanya bekerja, tetapi memiliki posisi yang kuat dan dihargai di dunia kerja,” ujarnya.
Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai mengarahkan kebijakan pada peningkatan kapasitas tenaga kerja, salah satunya melalui program Kartu Prakerja daerah. Program tersebut dinilai sebagai strategi awal dalam membangun kesiapan tenaga kerja lokal, khususnya bagi generasi muda.
Di sisi lain, kolaborasi dengan sektor swasta juga menjadi perhatian DPRD. Program magang yang dijalankan bersama PT Sapta Indra Sejati (SIS), menurut Dina, merupakan contoh konkret bagaimana sinergi pemerintah dan dunia usaha dapat membuka akses pengalaman kerja secara langsung bagi masyarakat.
Dengan kuota mencapai 1.000 peserta setiap tahun, program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi lahirnya tenaga kerja terampil dari Murung Raya.
“Program seperti ini harus dijaga kualitasnya, diawasi pelaksanaannya, dan dievaluasi secara berkala agar benar-benar memberi dampak nyata,” katanya.
Dina menegaskan, DPRD memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai tujuan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Pengawasan terhadap program ketenagakerjaan, kata dia, akan terus diperkuat agar tidak berhenti pada seremoni.
Momentum Hari Buruh, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja membutuhkan kerja kolektif, konsistensi kebijakan, serta keberanian untuk terus berbenah.
“Ini bukan pekerjaan yang selesai dalam satu periode. Tapi jika dijalankan dengan serius, kita optimistis masa depan tenaga kerja di Murung Raya akan semakin baik,” tutupnya.
Penulis : Amos Diaz Liem
Editor : Dolvin










