Kotamobagu, Asumsi.id – Masjid At-Taqwa yang berlokasi di wilayah Mogolaing menggelar kegiatan rutin “Jumat Berkah”, dengan menyantap hidangan secara bersama-sama langsung di lingkungan masjid usai pelaksanaan ibadah shalat Jumat berjamaah.Jumat (14/08/2026)
Kegiatan ini digagas dan diprakarsai langsung oleh Ketua Majelis Umar Bin Khatab (BTM) Masjid At‑Taqwa Mogolaing, Dr. Gigi. Abdul Haris Mongilong, M.Si., serta didukung penuh oleh seluruh jajaran pengurus dan panitia pelaksana yang telah bekerja sama menyiapkan segala kebutuhan, mulai dari persiapan tempat, penyediaan hidangan, hingga pengaturan jalannya kegiatan agar berjalan tertib dan khidmat.
Dalam penyampaiannya, Abdul Haris menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung konsep berbeda dibandingkan pendistribusian pangan yang umum ditemui di sejumlah tempat.
“Di beberapa wilayah khususnya Kota Kotamobagu, kegiatan serupa umumnya berupa pembagian makanan kepada masyarakat. Namun di Masjid At‑Taqwa Mogolaing, kami menghadirkan suasana kekeluargaan yang lebih erat dengan makan bersama secara langsung di masjid, melibatkan jamaah tetap maupun musafir yang kebetulan melaksanakan shalat di sini,” ujar Abdul Haris.
Ia turut menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dengan sukarela meluangkan waktu dan tenaga demi terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. “Kerja sama dan kekompakan seluruh panitialah yang menjadi kekuatan utama agar tradisi berbagi ini dapat terlaksana setiap pekan,” tambahnya.
Abdul Haris berharap tradisi baik ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan, guna menumbuhkan ikatan persaudaraan yang makin kokoh antarwarga serta menjaga kehangatan ukhwah islamiyah.
Sementara itu, Ketua BTM Masjid At‑Taqwa Mogolaing, Drs. H. Lasinrang Dg Matara, M.Pd.I., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebenarnya telah berjalan konsisten selama lebih dari satu bulan.
“Sepengetahuan kami, pola pelaksanaan makan bersama langsung di masjid seperti ini baru satu‑satunya yang ada di Kota Kotamobagu. Besar harapan kami agar kebaikan ini dapat terus berlangsung selamanya, sehingga kebersamaan antar jamaah senantiasa terjaga dengan baik,” tambahnya. Drs. H. Lasinrang juga menegaskan dukungan penuh kepada seluruh jajaran panitia atas dedikasi dan kesigapannya dalam mengawal kegiatan ini.
Beliau juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat sekitar untuk turut berperan serta mendukung keberlangsungan kegiatan ini, tak terbatas pada besaran bantuan yang diberikan—sebab setiap sumbangsih tulus sangat berharga demi kelanggengan kebaikan bersama.
Kegiatan ini pun menjadi bukti nyata peran masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan sosial yang merawat persaudaraan serta kepedulian sesama umat berkat gotong royong seluruh elemen yang ada di dalamnya.*
Penulis : Alfin Datuela








