Kampung Heritage Kajoetangan Jatim Masuk 75 Besar ADWI 2023

Minggu, 16 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan, Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 16 April 2023 (Ist.)

Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan, Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 16 April 2023 (Ist.)

ASUMSI.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kembali melanjutkan visitasi 75 Desa Wisata dalam rangkaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dengan menyambangi Desa Wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan, Malang, Jawa Timur, pada Minggu (16/4/2023).

Dalam kunjungannya Menparekraf Sandiaga terkesan dengan kelestarian Kampoeng Heritage Kajoetangan yang sudah ada sejak abad ke-13. Kampung ini merupakan kampung wisata tematik yang mengusung konsep suasana tempo dulu. Kampung ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan memang area pemukiman yang dihuni oleh warga setempat, kemudian dimanfaatkan sebagai sebuah destinasi wisata.

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan yang masuk ke dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dengan atraksi utama kampung wisata tematik dengan konsep suasana tempo dulu, Malang, Jawa Timur, Minggu (16/4/2023).

BACA JUGA  Menparekraf Dorong Santri Ponpes Syamsul 'Ulum Sukabumi Ciptakan Konten Digital Bermanfaat

“Saya sangat kagum dengan Desa Wisata Kampung Heritage Kajoetangan ini. Mudah-mudahan masuknya Kampung Heritage Kajoetangan sebagai 75 desa wisata terbaik bisa membawa berkah dan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja yang luas buat masyarakat. Sehingga ekonomi masyarakat semakin bergerak,” kata Menparekraf Sandiaga.

Suasana kota lama terasa ketika memasuki Kampung Kajoetangan yang berada di pusat Kota Malang, letaknya tidak jauh dari Balaikota dan Alun-alun Kota Malang. Di dalamnya terdapat deretan rumah berarsitektur kolonial Belanda dengan aksesoris, perabotan, yang biasa dijadikan spot berfoto para pengunjung.

Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Walikota Malang, Sutiaji, beserta jajaran dan Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua pun kemudian menyusuri Kampung Heritage dan menyambangi sejumlah daya tarik seperti Rumah Produksi Ontbijtkoek, Makam Mbah Hinggo, Rumah Mbah Ndut, hingga Pasar Talun.

BACA JUGA  Ketua Relawan Yakin Capres Pemberani Pilihan Jokowi ada di Sandiaga

Kampung Kajoetangan juga memiliki sejumlah aktivitas menarik yang dapat dijajal oleh para pengunjung. Mulai dari mergi lepen (tempat foto Instagramable dengan mural dan kali kecil yang membelah jalan ala Venezia Italia), dolanan anak (lompat tali dan engklek), belajar membatik, hingga menonton pertunjukan musik keroncong dan kenangan.

Menparekraf Sandiaga berharap dengan masuknya Kampung Kajoetangan sebagai salah satu desa wisata terbaik ADWI 2023 dapat menjadi kontributor penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga mengajak pihak swasta; Dulux sebagai mitra strategis Kemenparekraf untuk memberdayakan tembok-tembok yang ada di Kampung Kajoetangan sehingga lebih berwarna dan terhias dengan beragam gambar mural.

Professional Brand and Sustainable Manager, PT ICI Paints Indonesia (Dulux), Ria Marfiana menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah memberikan kesempatan kepada ICI untuk kembali berkolaborasi. Karena program ADWI 2023 sejalan dengan misi ICI untuk membangun people, planet, paint di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA  Menkomdigi Siap Kolaborasi dengan PWI, Tekankan Pentingnya Jurnalisme Berkualitas

“Karena kalau Menparekraf memberi arahan harus gerak cepat, action selanjutnya adalah kita berkoordinasi dengan pengelola desa tentunya, melakukan survei, dan menghitung kebutuhan di kampung ini. Setelah semuanya siap kita akan segera laksanakan,” ujar Ria.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Hudiyono, mengatakan ini akan menjadi momentum untuk menciptakan dan menambah peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Malang dari sektor pariwisata.

“Selamat dan sukses atas seluruh warga yang hari ini bergotong royong menciptakan pundi-pundi kesejahteraan di Kota Malang,” kata Hudiyono. **

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemangku Adat Sepakat Anugerahi Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan
PKBM Raden Syahid Hadir di Desa Selopuro, Buka Akses Pendidikan Kesetaraan Gratis bagi Masyarakat
‎Buka Kajian Islam Malam Jumat, Sofyan Puhi: Mengajak Kebaikan Butuh Perjuangan
Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
‎URC Resmob Limango Gerak Cepat Tangani Aduan Pengancaman dengan Parang di Pasar Boroko
Tinjau INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Gibran Dukung Produk Kreatif Wirausahawan Muda

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:43

Pemangku Adat Sepakat Anugerahi Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:32

PKBM Raden Syahid Hadir di Desa Selopuro, Buka Akses Pendidikan Kesetaraan Gratis bagi Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:13

‎Buka Kajian Islam Malam Jumat, Sofyan Puhi: Mengajak Kebaikan Butuh Perjuangan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:16

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru