Kemenparekraf Kembali Gelar AKI 2024 di 12 Kota

Minggu, 31 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto: kemenparekraf.go.id

Sumber Foto: kemenparekraf.go.id

JAKARTA, Asumsi.id – Menyusul kesuksesan di tahun-tahun sebelumnya, Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) hadir kembali di tahun ini. Mengusung tema kreasi, AKI 2024 akan diselenggarakan di 12 Kota di Indonesia.

Kota-kota tersebut diantaranya, Toba, Tanjung Pinang, Singkawang, Bekasi, Serang, Magelang, Blitar, Denpasar, Labuan Bajo, Palu, Ternate, Serta Merauke.

Hal ini disampaikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya di Jakarta dalam rilis yang diterima pada Minggu (31/3/2024).

Tahun ini Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 akan melibatkan 7 sub sektor ekonomi kreatif, yakni, Kuliner, Kriya, Fesyen, Aplikasi, Musik, Film, serta Game.

Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 siap menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring dan database, ajang publikasi dan promosi serta memperluas pasar.

BACA JUGA  Gubernur Sulut Ajak Umat Islam Besarkan Nama Allah di Malam Takbiran

Program Aki sendiri digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) guna menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk masuk ke dalam ekosistem, membangun jejaring dan database.

Terlebih saat ini, tengah memasuki masa bulan suci Ramadan yang meningkatkan industri kreatif di Indonesia. Dimana tren berbelanja di Indonesia selama bulan Ramadan mencerminkan karakteristik unik dari bulan suci tersebut, yang mana umat muslim berpuasa dan mempersiapkan diri untuk merayakan Idul Fitri setelah sebulan penuh ibadah.

“Selama bulan Ramadan, ada peningkatan signifikan dalam konsumsi makanan dan minuman, terutama saat waktu berbuka (iftar) dan sahur. Ini mencakup pembelian bahan makanan untuk persiapan sahur dan berbuka, serta pembelian makanan dan minuman khusus yang populer selama bulan Ramadan, seperti kurma, bubur, sirup, dan camilan khas,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno.

BACA JUGA  Rizal Bawazier: Perlunya Perbaikan Pasar Randudongkal Pemalang

Tidak hanya itu menurut Menparekraf, tren belanja online makin populer di Indonesia, dan tren ini juga terlihat selama bulan Ramadan. Banyak orang yang memanfaatkan platform e-commerce untuk membeli berbagai barang, mulai dari makanan hingga pakaian dan produk kecantikan. Momen ini bisa digunakan sebagai sarana pemasaran produk-produk kreatif Indonesia dengan mengikuti program AKI.

“Kehadiran AKI juga sebagai ajang publikasi dan promosi serta memperluas pasar bagi brand lokal Indonesia,”tambah Menparekraf Sandiaga Uno.

Program ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia minimal berusia 17 tahun, memiliki KTP dan NPWP, dan berdomisili di Indonesia, tanpa biaya pendaftaran. Ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi oleh calon peserta tergantung pada subsektor yang dipilih. (*)

BACA JUGA  Kemitraan Strategis: Pemkab Bolmut dan Kodim 1303/Bolmong Fokus Bangun Rumah Layak Huni
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
‎PMII Ngawi Bersama CBP-KPP dan Yayasan Bhakti Insan Cendekia Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Sofyan Puhi Ungkap Dua Kali Menolak Gelar Pulanga: Adat Adalah Amanah dan Pengingat bagi Pemimpin
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir
Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan
Kekeringan Melanda, PWN dan BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih
‎Rakor Forkopimda Boltara, Aditya Pontoh Tekankan Kamtibmas dan Antisipasi Karhutla

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:18

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33

‎PMII Ngawi Bersama CBP-KPP dan Yayasan Bhakti Insan Cendekia Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:46

Sofyan Puhi Ungkap Dua Kali Menolak Gelar Pulanga: Adat Adalah Amanah dan Pengingat bagi Pemimpin

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:25

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:20

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru