BOLTARA, Asumsi.id — Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyalurkan 1.100 liter air bersih kepada warga terdampak kemarau panjang di Desa Ollot Induk, Kecamatan Bolangitang Barat, Senin (17/8/2026).
Penyaluran air bersih yang dipusatkan di depan Kantor Desa Ollot Induk itu dimulai sekitar pukul 18.30 WITA. Bantuan diberikan terutama kepada warga Dusun II dan Dusun III yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Kapolres Boltara AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Kasat Lantas IPTU Jemmy N. Waraba, Pamapta IPDA Billy Hermanus, A.Md., dan Kapolsek Bolangitang IPDA Rachmat Sondeng.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Ollot Induk Ciril Posumah, Kepala Seksi Kesejahteraan Orwan Pontoh, Kepala Dusun II Filja Kohongia, masyarakat setempat, serta personel Polres dan Polsek Bolangitang.
Air bersih disalurkan secara langsung kepada kepala keluarga yang membutuhkan. Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian kepolisian dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan sumber air akibat kemarau.
“Di tengah kondisi kemarau seperti ini, kita tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi kesulitan seorang diri. Air bersih merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Andhika.
Ia mengatakan, penanganan persoalan kekurangan air membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha hingga masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar mendistribusikan air, tetapi merupakan wujud kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar kebutuhan warga yang terdampak kekeringan dapat ditangani secara bersama-sama,” katanya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun aparat kepolisian apabila mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Polres Boltara menyatakan bantuan serupa akan terus dikoordinasikan bagi wilayah lain yang mengalami kondisi kekeringan, berdasarkan hasil pemetaan dan asesmen bersama instansi terkait. (*)
Editor : Dolvin Rivai








