Boltim, Asumsi.id – Kepemimpinan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) saat ini dipimpin oleh sosok birokrat berpengalaman, Oskar Manoppo, S.E., M.M., yang resmi menjabat sebagai Bupati Boltim sejak tahun 2025. Pria kelahiran Togid, 12 Januari 1972 ini dikenal sebagai figur pekerja keras dan memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pemerintahan, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah.
Oskar Manoppo memulai kariernya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di Kabupaten Bolaang Mongondow pada tahun 2000, sebelum akhirnya menjadi PNS pada tahun 2003. Kariernya terus menanjak, mulai dari jabatan teknis sebagai Plt. Kepala Seksi Anggaran dan Pendapatan, hingga berbagai posisi strategis di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pasca-pemekaran.
Selama dua dekade lebih, Oskar memegang berbagai jabatan penting, antara lain Kepala Bidang Anggaran, Kepala Dinas Pendapatan, hingga Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah. Ia juga pernah menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Boltim pada tahun 2019. Pada Pilkada 2020, Oskar terpilih sebagai Wakil Bupati Boltim periode 2021–2025, dan pada tahun 2025 diamanahkan sebagai Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Dikenal sebagai pribadi yang religius dan berkomitmen dalam pelayanan publik, Oskar Manoppo juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bitung, Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Boltim, serta Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Utara.
Dalam kehidupan pribadi, Oskar Manoppo menikah dengan Ny. Rosita Pobela, S.E., M.Si., dan menetap di Tutuyan, Kecamatan Tutuyan. Ia menganut agama Islam dan dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat.
Latar belakang pendidikannya juga mengesankan. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 1 Togid (1979–1985), melanjutkan ke SMP Negeri Kotabunan (1986–1989), lalu SMA Negeri Bitung (1990–1992). Gelar Sarjana Ekonomi ia raih dari STIE Swadaya Manado (2000–2004), dan gelar Magister Manajemen dari Universitas WR. Supratman Surabaya (2011–2013).
Dengan kombinasi pengalaman birokrasi, akademik, serta kedekatannya dengan masyarakat, Oskar Manoppo membawa visi untuk membangun Boltim menjadi daerah yang maju, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.*








