‎Pemkab dan Kejari Boltara Sidak Pangkalan LPG 3 Kg, Laundry Diberi Peringatan

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara, Asumsi.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Boltara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG dan tempat usaha laundry, guna memastikan distribusi dan penggunaan LPG bersubsidi 3 kilogram tepat sasaran.

‎Sidak tersebut dilakukan menyusul adanya informasi kelangkaan LPG 3 kilogram di beberapa wilayah Boltara beberapa minggu terakhir yang berpotensi mempengaruhi inflasi daerah.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Boltara, El Emannuel, mengatakan sidak dilakukan bersama jajaran Pemkab Boltara untuk mengecek langsung penggunaan gas bersubsidi di lapangan.

‎“Sidak kali ini dilakukan karena inflasi daerah. Beberapa minggu lalu ada informasi terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram. Saat ini kami bersama jajaran Pemkab Boltara melakukan sidak di tempat-tempat usaha,” kata El, saat diwawancarai, Senin (16/3/2026).0

‎Dalam sidak tersebut, tim menemukan beberapa usaha laundry yang menggunakan LPG bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat rumah tangga dan pelaku usaha mikro.

‎“Kita menjumpai beberapa laundry yang menyalahgunakan gas LPG 3 kilogram. Namun saat ini baru diberikan peringatan pertama. Ke depan jika tidak diindahkan, maka akan diambil tindakan,” tegasnya.

‎Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Muto Daeng Mulisa, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berharap distribusi LPG bersubsidi benar-benar tepat sasaran.

‎“Harapan pemerintah agar supaya gas LPG 3 kilogram ini tepat sasaran. Pemerintah juga telah mengeluarkan edaran Bupati yang melarang aparatur menggunakan gas LPG 3 kilogram,” kata Abdul Muto.

‎Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah memberikan teguran pertama kepada sejumlah pangkalan LPG agar mematuhi ketentuan distribusi yang berlaku.

‎“Kami juga telah memberikan teguran pertama kepada pangkalan, termasuk yang kuotanya di bawah 50 tabung gas,” tambahnya.

‎Pemkab Boltara bersama Kejari menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

‎Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Polres Boltara bersama instansi terkait Pemkab Boltara.*

Facebook Comments Box
BACA JUGA  Bupati Boltara Canangkan Rangkaian HUT ke-54 KORPRI di Lapangan Kembar Boroko

Penulis : Dolvin Rivai

Berita Terkait

Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
‎Kapolres Boltara Berganti, AKBP Andhika Fitransyah Gantikan AKBP Juleigtin Siahaan
RDP Komisi V DPR RI, Optimalkan Layanan BMKG untuk Mendukung Program Prioritas Nasional
‎Polling Nasional Logo HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, 5 Desain Finalis Bersaing
Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya
Wamen Ossy Tegaskan Dukungan ATR/BPN untuk Penguatan Ekosistem Kebandarudaraan
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Kantah Boltara Tingkatkan Kompetensi Inventarisasi Tanah untuk Perkuat Tata Kelola Aset Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:55

Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:42

‎Kapolres Boltara Berganti, AKBP Andhika Fitransyah Gantikan AKBP Juleigtin Siahaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:38

RDP Komisi V DPR RI, Optimalkan Layanan BMKG untuk Mendukung Program Prioritas Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:49

‎Polling Nasional Logo HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, 5 Desain Finalis Bersaing

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:12

Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru