Pemkab Gorontalo Tegaskan Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah Lewat Lomba Pidato Antar Pimpinan OPD

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO, Asumsi.id — Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali mempertegas komitmennya dalam menjaga eksistensi bahasa daerah di tengah gempuran modernisasi. Hal itu disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat membuka Lomba Pidato Bahasa Daerah Gorontalo antar pimpinan OPD dan camat se-Kabupaten Gorontalo di Aula Dinas Dikbud, Senin (24/11).

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah tidak bisa hanya bertumpu pada lembaga pendidikan. Pemerintah, kata dia, harus berada di barisan terdepan dengan menciptakan ruang-ruang kreatif yang mendorong penggunaan bahasa daerah dalam aktivitas resmi pemerintahan.

“Bahasa daerah adalah identitas dan kebanggaan kita. Pemerintah harus menjadi garda terdepan dalam melestarikannya,” tegas Bupati Sofyan.

Lomba pidato ini menjadi bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Gorontalo ke-352, sekaligus momentum memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga bahasa dan budaya daerah. Menariknya, seluruh peserta tampil kompak mengenakan sulaman Karawo, yang menambah kekhidmatan acara sekaligus mempromosikan kekayaan wastra Gorontalo.

BACA JUGA  Sofyan Puhi: PENAS XVII Jadi Kehormatan dan Pengungkit Ekonomi Kabupaten Gorontalo

Setiap peserta diwajibkan menyampaikan pidato sepenuhnya dalam bahasa Gorontalo. Penilaian dilakukan berdasarkan penguasaan bahasa, intonasi, kedalaman pesan, serta ketepatan kaidah bahasa daerah.

Tahun ini, kompetisi mengusung empat tema utama: Peran Generasi Muda dalam Melestarikan Bahasa Gorontalo, Budaya Gorontalo di Era Globalisasi, Bahasa Gorontalo sebagai Jati Diri, serta Menjaga Warisan Budaya Leluhur.

Pemkab Gorontalo berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pemantik semangat baru untuk terus menghidupkan bahasa daerah di berbagai ruang publik, khususnya di lingkungan pemerintahan.

Tim juri terdiri atas Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gorontalo.

Turut hadir Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, Ketua TP-PKK Ny. Maryam Sofyan Puhi, para asisten, serta undangan lainnya.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030
‎Kapolres Boltara Berganti, AKBP Andhika Fitransyah Gantikan AKBP Juleigtin Siahaan
RDP Komisi V DPR RI, Optimalkan Layanan BMKG untuk Mendukung Program Prioritas Nasional
‎Polling Nasional Logo HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, 5 Desain Finalis Bersaing
Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya
Wamen Ossy Tegaskan Dukungan ATR/BPN untuk Penguatan Ekosistem Kebandarudaraan
DWP Kemnaker Gelar Workshop untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif
Kantah Boltara Tingkatkan Kompetensi Inventarisasi Tanah untuk Perkuat Tata Kelola Aset Pemerintah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:55

Kemnaker Umumkan Tiga Besar Calon Direktur Polteknaker Periode 2026–2030

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:42

‎Kapolres Boltara Berganti, AKBP Andhika Fitransyah Gantikan AKBP Juleigtin Siahaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:38

RDP Komisi V DPR RI, Optimalkan Layanan BMKG untuk Mendukung Program Prioritas Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:49

‎Polling Nasional Logo HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, 5 Desain Finalis Bersaing

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:12

Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru