PERHIPTANI Rumuskan Langkah Percepat Swasembada Pangan di PENAS KTNA XVII

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo, Asumsi.id – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) memanfaatkan momentum Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 untuk merumuskan strategi percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan peran penyuluh pertanian.

Temu Profesi PERHIPTANI yang digelar di Aula Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6), diikuti penyuluh pertanian, petani, nelayan, pelaku usaha pertanian, serta pengurus PERHIPTANI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PERHIPTANI, Isran Noor. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PENAS KTNA merupakan agenda strategis yang mempertemukan berbagai unsur pelaku sektor pertanian dalam satu forum kolaboratif.

Menurut Isran Noor, kegiatan yang diselenggarakan setiap tiga tahun itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang pangan.

BACA JUGA  Bupati Boltara Lantik 68 Pejabat, Tekankan Inovasi dan Kinerja

“Seluruh organisasi profesi di bidang pertanian berkumpul untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah mendukung pencapaian swasembada pangan nasional,” ujar Isran Noor.

Ia menjelaskan bahwa swasembada beras dan swasembada pangan memiliki makna yang berbeda. Indonesia, kata dia, telah menunjukkan perkembangan positif dalam pencapaian swasembada beras, namun masih menghadapi tantangan untuk mewujudkan kemandirian pangan secara menyeluruh.

Karena itu, Isran menilai sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, petani, nelayan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan pengukuhan pengurus wilayah PERHIPTANI Provinsi Gorontalo. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran organisasi profesi penyuluh pertanian di daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

BACA JUGA  Pemkab Gorontalo Luncurkan Program Makanan Bergizi Gratis untuk Dukung Peningkatan SDM

Melalui forum Temu Profesi PERHIPTANI di PENAS KTNA XVII, para peserta juga didorong untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring kerja sama, serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat mempercepat terwujudnya pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan.*

Facebook Comments Box

Editor : Dolvin

Berita Terkait

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis
Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII
Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026
Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026
HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik
Syiar Akbar di Kotamobagu Bekali Calon Jamaah Umroh dengan Penguatan Spiritual
‎Kopi Robusta Temanggung Jadi Primadona di Stan Jawa Tengah pada PENAS XVII Gorontalo
Gubernur Gusnar Dukung Bayer Perkenalkan Inovasi Teknologi Pertanian di PENAS 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:48

Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28

Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:04

Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:44

HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik

Berita Terbaru