Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Bolmong Dony Lumenta mengamati mesin traktor pada salah satu stan pameran teknologi pertanian di PENAS XVII Gorontalo.

Wabup Bolmong Dony Lumenta mengamati mesin traktor pada salah satu stan pameran teknologi pertanian di PENAS XVII Gorontalo.

LIMBOTO, Asumsi.id – Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Dony Lumenta, memanfaatkan ajang Pameran Agribisnis dan Gelar Teknologi pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo untuk menjajaki berbagai inovasi dan peluang kemitraan yang dapat mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan di daerahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dony meninjau sejumlah stan yang menampilkan beragam inovasi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, hingga teknologi pengolahan hasil pertanian dan perikanan. Ia juga berdialog dengan pelaku usaha, narasumber, dan peserta dari berbagai daerah guna memperoleh informasi terkait peningkatan produktivitas dan penguatan nilai tambah komoditas.

“Kedatangan kami ke sini bukan sekadar melihat, melainkan mencari solusi dan peluang nyata. Tujuan utamanya adalah membawa manfaat langsung bagi petani dan nelayan di Bolmong. Kita ingin mereka memiliki akses terhadap teknologi yang lebih baik, cara budidaya yang lebih efektif, serta jaringan pemasaran yang lebih luas,” ujar Wakil Bupati Dony Lumenta.

BACA JUGA  Siap-siap! Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta

Menurutnya, sektor pertanian dan kelautan masih menjadi penopang utama perekonomian Kabupaten Bolaang Mongondow. Karena itu, berbagai inovasi dan teknologi yang diperkenalkan dalam PENAS XVII dinilai penting untuk diadopsi guna meningkatkan efisiensi produksi, kualitas hasil, serta daya saing produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Bolmong, lanjutnya, berkomitmen menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut melalui berbagai program penguatan kapasitas petani dan nelayan. Upaya itu mencakup pendampingan, pelatihan, hingga fasilitasi kerja sama dengan mitra usaha yang berpotensi mendukung pengembangan sektor agribisnis dan kelautan.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perikanan.

PENAS Petani Nelayan XVII sendiri diikuti peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman, pengenalan teknologi, serta pengembangan jejaring kerja sama untuk mendorong kemajuan sektor pertanian dan kelautan nasional.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis
Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026
Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026
HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik
Syiar Akbar di Kotamobagu Bekali Calon Jamaah Umroh dengan Penguatan Spiritual
‎Kopi Robusta Temanggung Jadi Primadona di Stan Jawa Tengah pada PENAS XVII Gorontalo
PERHIPTANI Rumuskan Langkah Percepat Swasembada Pangan di PENAS KTNA XVII
Gubernur Gusnar Dukung Bayer Perkenalkan Inovasi Teknologi Pertanian di PENAS 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:48

Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28

Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:04

Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:44

HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik

Berita Terbaru