Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan komitmen penyerapan 4 juta ton beras petani pada Temu Wicara PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6).

Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan komitmen penyerapan 4 juta ton beras petani pada Temu Wicara PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6).

LIMBOTO, Asumsi.id – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan perusahaan untuk menyerap hingga 4 juta ton beras produksi petani sepanjang 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Rizal saat menjadi narasumber pada Temu Wicara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6).

Menurutnya, Bulog memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional melalui penyerapan hasil panen domestik, pengelolaan cadangan pangan pemerintah, serta pengendalian stabilitas harga di pasar.

“Bulog menargetkan penyerapan hingga 4 juta ton beras dari petani dalam negeri. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menyiapkan kapasitas pergudangan hingga 7 juta ton yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA  Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Serukan Semangat Kebangkitan untuk Pemerataan Pembangunan

Ia menjelaskan, kebijakan pengadaan gabah dan beras dalam negeri tetap menjadi prioritas utama. Melalui skema tersebut, Bulog berupaya memastikan hasil panen petani terserap maksimal sekaligus menjaga harga tetap stabil saat musim panen raya.

Selain melakukan penyerapan hasil produksi petani, Bulog juga menjalankan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat serta meredam gejolak pasar.

Dari sisi infrastruktur, kapasitas gudang nasional yang mencapai 7 juta ton terus dimanfaatkan untuk menjaga kualitas dan ketersediaan stok pangan. Sementara itu, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tetap menjadi instrumen penting dalam menghadapi kondisi darurat, penyaluran bantuan pangan, maupun pengendalian harga.

Bulog juga memperluas kerja sama dengan kelompok tani dan koperasi berbadan hukum untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional. Upaya tersebut didukung pemanfaatan teknologi dan digitalisasi logistik guna meningkatkan efisiensi distribusi dan pengelolaan stok.

BACA JUGA  Kick Off Implementation Support Mission ILASPP, Sekjen ATR/BPN Minta Semua Pihak Aktif Berpartisipasi untuk Atasi Kendala

Ahmad Rizal menilai keberhasilan Indonesia dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, khususnya petani dan nelayan yang menjadi ujung tombak sektor pangan.

“Kita sudah tidak lagi mengimpor pangan. Bulog hadir untuk menjaga harga pangan yang beredar di masyarakat. Semua keberhasilan ini tidak lepas dari peran petani dan nelayan Indonesia,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis
Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII
Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026
HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik
Syiar Akbar di Kotamobagu Bekali Calon Jamaah Umroh dengan Penguatan Spiritual
‎Kopi Robusta Temanggung Jadi Primadona di Stan Jawa Tengah pada PENAS XVII Gorontalo
PERHIPTANI Rumuskan Langkah Percepat Swasembada Pangan di PENAS KTNA XVII
Gubernur Gusnar Dukung Bayer Perkenalkan Inovasi Teknologi Pertanian di PENAS 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2, Peserta Dapat Sertifikasi dan Fasilitas Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:48

Wabup Bolmong Jajaki Kemitraan Strategis dan Teknologi Baru di PENAS XVII

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28

Dirut Bulog Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani pada 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:04

Jepang Gilas Tunisia 4-0, Samai Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:44

HPN dan Porwanas 2027 Digelar Bersamaan, Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah Terbaik

Berita Terbaru