‎Kopi Robusta Temanggung Jadi Primadona di Stan Jawa Tengah pada PENAS XVII Gorontalo

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stan KTNA Jawa Tengah memamerkan produk unggulan daerah pada PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo, dengan kopi robusta Temanggung menjadi favorit pengunjung.

Stan KTNA Jawa Tengah memamerkan produk unggulan daerah pada PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo, dengan kopi robusta Temanggung menjadi favorit pengunjung.

‎GORONTALO, Asumsi.id – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Tengah memanfaatkan ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo untuk mempromosikan berbagai produk unggulan hasil pertanian dan olahan daerah kepada peserta serta pengunjung dari seluruh Indonesia.

‎Ketua KTNA Jawa Tengah, Moh Saekhu, mengatakan sejumlah produk khas Jawa Tengah yang ditampilkan dalam pameran tersebut meliputi aneka kopi, pangan olahan, hingga produk herbal hasil karya petani dan pelaku usaha di daerahnya.

‎“Produk yang kami pamerkan yakni kopi khas Jawa Tengah, Torabika Robusta dari Temanggung, Wonosobo dan Semarang. Ada juga kopi rempah dari Kudus, stik daun kelor dari Jepara yang diproduksi oleh Nurul KTNA, serta beras merah khas produk Jawa Tengah,” ujar Moh Saekhu di lokasi PENAS XVII Gorontalo, Minggu (21/6).

BACA JUGA  Di Hadapan Pemimpin Dunia, Presiden Trump Sebut Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia

‎Menurutnya, dari berbagai produk yang dibawa ke Gorontalo, kopi menjadi komoditas yang paling banyak menarik perhatian pengunjung.

‎“Yang paling laku yakni kopi. Banyak peserta dan pengunjung yang tertarik mencoba sekaligus membeli kopi khas Jawa Tengah,” katanya.

‎Ia menjelaskan, masih banyak produk unggulan lain yang sebenarnya ingin dipamerkan. Namun, keterbatasan dalam proses pengiriman akibat jarak tempuh yang cukup jauh membuat kontingen Jawa Tengah harus memilih produk yang relatif aman dibawa ke lokasi kegiatan.

‎“Ada banyak produk yang rencananya kami bawa ke lokasi. Tetapi karena terkendala jarak yang jauh, hanya beberapa barang yang berisiko kecil yang bisa kami bawa ke sini,” ungkapnya.

BACA JUGA  Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI

‎Moh Saekhu menilai PENAS XVII menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk petani kepada pasar yang lebih luas. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi membuka peluang promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran bagi produk-produk unggulan daerah.

‎“Harapan saya, produk-produk yang dihasilkan Jawa Tengah akan semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Karena ini acara nasional, maka kami mengambil kesempatan untuk memamerkan hasil karya dan produk unggulan petani Jawa Tengah,” tuturnya.

‎PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, inovasi, dan pengalaman di sektor pertanian serta perikanan, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk unggulan daerah yang berpotensi menjangkau pasar nasional. Dengan ribuan peserta yang hadir dari berbagai wilayah Indonesia, kegiatan ini dinilai mampu membuka peluang usaha dan memperkuat jejaring antarpelaku sektor pertanian dan perikanan.(*)

BACA JUGA  Perlindungan Warisan Masyarakat Adat Kabupaten Buton Diperkuat melalui Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat
Facebook Comments Box

Editor : Dolvin Rivai

Berita Terkait

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto
Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan
‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda
‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana
Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
‎Bumi Perkemahan Bongohulawa Bergemuruh: Ratusan Pramuka Penegak Gorontalo Awali Petualangan di Kemah Satya Tunas 2026
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
Menaker Paparkan Penguatan Regulasi Pelindungan Pekerja di Forum Asia Pasifik

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01

800 Pramuka Penegak se-Gorontalo Ikuti Kemah Satya Tunas 2026 di Limboto

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13

Kantor Pertanahan Boltara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Perkuat Semangat Persatuan dan Pelayanan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:12

‎Kapolres Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:52

‎Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Sekda Boltara Serahkan Bansos Pendidikan dan Bencana

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:07

Tonny Junus: Penanggulangan Kemiskinan Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Berita Terbaru