Puluhan Warga Temuireng Sumbangkan Darahnya Setiap Tiga Bulan Demi Kemanusiaan

Selasa, 13 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asumsi.id Sekitar 60 warga Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan, Pemalang, sumbangkan darahnya guna untuk kepentingan masyarakat umum, pelaksanaan kegiatan kemanusiaan itu berlangsung di rumah salah satu warga bernama Andi Ahmad, Pada Selasa malam ( 13/5/2025 ) .

Menurut Andi Ahmad ( 45 ) yang juga merupakan Tokoh masyarakat setempat, pelaksanakan kegiatan kemanusiaan donor darah ini sudah cukup lama dilakukan warga dan untuk waktu pelaksanaannya setiap 3 bulan sekali oleh Warga Desa Temuireng,

“Kami sudah lama melaksanakan donor darah setiap 3 bulan sekali, guna membantu masyarakat yang membutuhkan , juga untuk stok darah di kantor PMI Pemalang supaya tidak mengalami kendala penyediaan darah,” tutur Andi.

Ada sekitar 60 Warga Temuireng dengan kisaran umur 20 – 50 tahun yang mendonorkan darahnya, dengan terlebih dahulu melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan tentunya.

BACA JUGA  Pers 2026: Negara Harus Hadir Jaga Media dan Demokrasi

Semetara itu, Bagian pengelolaan darah pada kantor UPTD PMI Pemalang Hadi Kuswoyo menuturkan bahwa, kegiatan donor darah di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan merupakan Agenda rutin setiap 3 bulan sekali,

“Setiap 3 bulan sekali warga masyarakat Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan menyumbangkan darahnya guna menolong orang yang membutuhkan darah, kami mengucapkankan terimakasih atas bantuannya, karena setetes darah bisa menyelamatkan jiwa manusia,” Pungkasnya.

Dengan melakukan donor darah ada banyak manfaat diantaranya, Bisa mengetahui golongan darah juga bisa mengetahui tekanan darah, nadi, suhu, tinggi dan berat badan,

Pendonor yang rutin mendonorkan darahnya setiap 3 bulan sekali, dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung, terutama pada laki – laki, seperti serangan jantung koroner dan stroke karena memungkinkan terjadinya pergantian sel darah baru, dan badan merasa sehat. Membakar kalori dalam tubuh.

BACA JUGA  Pengurus UPZ Kecamatan Dilantik, Bupati Tekankan Zakat Produktif

Sementara itu persyaratan untuk pendonor darah diantaranya, Sehat jasmani dan rohani. Usia 17 sampai dengan 65 tahun. Berat badan minimal 45 kg. Tekanan darah sistole 100 – 170 dan diastole 70 – 100. Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%.*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aksi Nyata Lawan Stunting! Maryam Sofyan Puhi Serahkan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Berisiko di Limboto
Wabup Tonny Junus Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Al-Ardan Mongolato
Perkuat Silaturahmi Ramadan, GP Ansor Kotamobagu Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama 
Apresiasi Capaian Jajaran di Bali, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan
Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
Wujud Kepedulian, Kajari Kabupaten Gorontalo Serahkan Bingkisan Lebaran 1 Syawal 1447 H
Mahasiswa Matematika UNG Angkatan 2023 Berbagi 80 Paket Takjil di Center Point Bone Bolango
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:46

Aksi Nyata Lawan Stunting! Maryam Sofyan Puhi Serahkan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Berisiko di Limboto

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:24

Wabup Tonny Junus Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Al-Ardan Mongolato

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:37

Perkuat Silaturahmi Ramadan, GP Ansor Kotamobagu Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama 

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:55

Apresiasi Capaian Jajaran di Bali, Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Data Pertanahan

Senin, 9 Maret 2026 - 18:51

Wujud Kepedulian, Kajari Kabupaten Gorontalo Serahkan Bingkisan Lebaran 1 Syawal 1447 H

Berita Terbaru