PWI-Komdigi Bahas Pengukuhan Pengurus di Monumen Pers Surakarta

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar

Tangkapan Layar

Jakarta, Asumsi.id — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030 menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital secara virtual, Jumat (12/9/2025).

Rapat ini untuk membahas persiapan pengukuhan pengurus PWI Pusat hasil Kongres Persatuan PWI yang rencananya dilaksanakan di Monumen Pers Nasional, Surakarta, pada 26 September mendatang.

Rapat ini diikuti oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Kabid Pendidikan Agus Sudibyo, Bendahara Umum PWI Pusat M. Selamet Susanto, serta jajaran pengurus lainnya. Sementara dari pihak Komdigi, hadir langsung Dirjen Komunikasi Publik dan Media (KPM) Fifi Aleyda Yahya.

Dalam rapat, Zulmansyah Sekedang menyampaikan harapannya agar Pengukuhan PWI Pusat dapat dilaksanakan di Solo.

BACA JUGA  Sekda Jusnan Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud di Kantor Gubernur Sulut

“Saya berharap kita bisa melaksanakan pelantikan dan pengukuhan di Monumen Pers Solo karena banyak banyak makna simbolik disana, sekaligus pertanda benar-benar PWI bersatu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemilihan Monumen Pers Nasional sebagai lokasi pengukuhan merupakan simbol ikatan sejarah panjang pers Indonesia.

Ketua Dewan Kehormatan PWI, Atal S Depari, turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya momentum pengukuhan sebagai titik awal konsolidasi organisasi dan penguatan peran pers nasional di era digital.

Sementara itu, PWI Surakarta menyambut baik arahan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, yang mengusulkan agar pengukuhan pengurus hasil Kongres Persatuan digelar di Monumen Pers Nasional, Solo.

Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, menyebut usulan tersebut memiliki makna historis yang mendalam.

BACA JUGA  Jadi Lebih Mudah, Cek Bidang Tanah Bisa Lewat Sentuh Tanahku

“PWI lahir di Kota Solo pada 9 Februari 1946. Saat itu, wartawan dari berbagai daerah di Nusantara berkumpul di Solo dengan semangat perjuangan demi kemerdekaan dan persatuan bangsa, termasuk persatuan pers,” ujar Anas, yang akrab disapa Gus Anas.

Dirjen KPM Komdigi Fifi Aleyda Yahya menyampaikan bahwa Menkomdigi Meutya Hafid telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara pengukuhan. Kehadiran menteri dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran strategis pers di era digital.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wakapolda Kalteng Kunjungi Murung Raya, Perkuat Koordinasi dan Profesionalisme Polri
Dari Gorontalo ke Panggung Nasional, Nelson Pomalingo Tancap Gas Wujudkan Pusat Pembibitan Terpadu Bersama Zulhas
Wabup Tonny Tegaskan Posyandu Jadi Garda Depan Layanan Terpadu, Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Gorontalo
Perkuat Peran Posyandu, Maryam Sofyan Puhi Dorong Sinergi Lintas Sektor Demi Kesejahteraan Keluarga
Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak
Wamen Ossy Saksikan Penyerahan Denda Administratif Rp11,4 Triliun oleh Satgas PKH sebagai Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara
Wabup Tonny Junus Buka Rangkaian Kegiatan Bhakti Sosial HUT TNI AU Ke-80
Sekda Sugondo Makmur Sambut Mahasiswa PKLT Poltekkes Kemenkes Gorontalo
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 22:49

Wakapolda Kalteng Kunjungi Murung Raya, Perkuat Koordinasi dan Profesionalisme Polri

Selasa, 14 April 2026 - 22:05

Dari Gorontalo ke Panggung Nasional, Nelson Pomalingo Tancap Gas Wujudkan Pusat Pembibitan Terpadu Bersama Zulhas

Selasa, 14 April 2026 - 16:52

Wabup Tonny Tegaskan Posyandu Jadi Garda Depan Layanan Terpadu, Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Gorontalo

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Perkuat Peran Posyandu, Maryam Sofyan Puhi Dorong Sinergi Lintas Sektor Demi Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 14 April 2026 - 16:21

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Berita Terbaru