Gulir Untuk Melanjutkan Konten
BeritaHeadlineLimbotoRegional

Ribuan Pelari Tumpah Ruah di Adhyaksa Run 5K, Kampanye Anti Korupsi Menyentuh Akar Rumput

82
×

Ribuan Pelari Tumpah Ruah di Adhyaksa Run 5K, Kampanye Anti Korupsi Menyentuh Akar Rumput

Sebarkan artikel ini

LIMBOTO, Asumsi.id – Ribuan pelari memadati pusat Kota Limboto dalam gelaran Adhyaksa Run 5K memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, Minggu (14/12). Kegiatan kolaboratif Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo ini menjadi sarana efektif menggaungkan pesan antikorupsi secara masif dan langsung ke tengah masyarakat.

Mengambil start dan finish di depan Pasar Modern Limboto, ajang lari ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori umum dan kategori pelajar, yang diikuti peserta lintas usia dan profesi. Antusiasme tinggi menunjukkan besarnya dukungan publik terhadap gerakan budaya integritas.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus secara resmi melepas peserta lomba. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Dr. Abvianto Syaifulloh pimpinan DPRD, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten Gorontalo.

BACA JUGA  ‎Apresiasi HUT ke 62 SMN 1, Ini Pesan Bupati Sofyan Kepada Siswa-Siswi

Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menegaskan bahwa peringatan HAKORDIA harus dikemas melalui kegiatan yang membumi dan melibatkan partisipasi publik. Menurutnya, olahraga massal seperti Adhyaksa Run menjadi media strategis menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab sosial.

“Pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo atas inisiatif ini. Ke depan, kolaborasi seperti ini akan terus kita perkuat untuk mendukung pembangunan daerah,” ujar Sofyan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten GorontaloDr. Abvianto Syaifulloh ,menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan inklusif menjadi kunci membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya korupsi.

BACA JUGA  Penyaluran BLT BBM di Bolmut Temui Kendala, 169 KPM Tidak Berada Ditempat

“Adhyaksa Run 5K bukan sekadar ajang olahraga, tetapi ruang sosialisasi nilai-nilai antikorupsi yang disampaikan secara positif dan menyenangkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan medali kepada para pemenang, pembagian door prize, serta penandatangan fakta integritas komitmen bersama lawan dan pemberatsan korupsi di Gorontalo.

Melalui Adhyaksa Run 5K, pesan integritas dan komitmen melawan korupsi tidak hanya digaungkan, tetapi juga ditanamkan sebagai budaya bersama di Kabupaten Gorontalo.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *